PM Malaysia Muhyiddin Yassin Salat Idul Adha Bersama 300 Jemaah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, melaksanakan ibadah salat Idul Adha 1442 Hijriah di Masjid Negara Malaysia, Kuala Lumpur pada Selasa (20/7) waktu setempat.

Melansir Bernama, Selasa (20/7/2021), PM Muhyiddin tiba di Masjid Negara pada pukul 08.16 pagi waktu setempat, didampingi istrinya, Puan Sri Noorainee Abd Rahman, dan disambut oleh Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Dr. Zulfikli Mohamad Al-Bakri, serta imam besar Masjid Negara, Ehsan Mohd Hosni.

Pelaksanaan ibadah salat itu dihadiri hingga 300 jemaah.

Sebelum melaksanakan salat Idul Adha, PM Muhyiddin dan para jemaah membacakan takbir bersama - dilaksanakan dengan mematuhi prokes Malaysia, yaitu posedur operasi standard (SOP) dan diimamkan oleh imam besar Ehsan.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Dalam foto yang dipublikasikan di laman Twitter kantor berita Malaysia, Bernama, terlihat PM Muhyiddin yang tengah melaksanakan ibadah salat dengan mengenakan baju gamis berwarna putih.

Khutbah Salat Idul Adha di Masjid Negara Dorong Pemimpin Malaysia Fokus Tangani COVID-19

Khatib menyampaikan khotbah salat Jumat selama bulan suci Ramadan di Masjid Negara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (15/5/2020). Pemerintah Malaysia mengizinkan salat berjemaah di masjid setelah sebelumnya dilarang karena pandemi corona COVID-19. (Mohd RASFAN/AFP)
Khatib menyampaikan khotbah salat Jumat selama bulan suci Ramadan di Masjid Negara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (15/5/2020). Pemerintah Malaysia mengizinkan salat berjemaah di masjid setelah sebelumnya dilarang karena pandemi corona COVID-19. (Mohd RASFAN/AFP)

"Tetaplah bersyukur dan memuji Allah SWT karena segala yang terjadi di muka bumi ini hanya Allah yang mengetahui," tutur imam besar Masjid Negara, Ehsan Mohd Hosni saat menyampaikan khutbah.

“Tahun ini kita masih merayakan Idul Adha dalam suasana yang penuh tantangan dan pengendalian pergerakan masih terus dilakukan karena masih tingginya jumlah kasus harian yang tidak menentu. Jaga diri dan kesehatan kalian," katanya.

Disampaikannya juga bahwa apapun yang terjadi, perayaan Idul Adha tidak bisa kehilangan makna dan esensinya, meski pandemi masih berlangsung.

Khutbah oleh imam Ehsan juga mengingatkan para pemimpin Malaysia untuk memfokuskan upaya dan tindakan penuh mereka dalam menahan penyebaran COVID-19.

"Hentikan pertikaian yang tidak berguna dan lebih baik banyak bersimpati dengan orang-orang," ujarnya.

Ia pun menghimbau para jamaah untuk berdoa bersama kepada Allah SWT untuk meminta bantuan agar wabah dan bencana yang sedang melanda Malaysia segera berakhir.

Sesaat usai khutbah salat Idul Adha, PM Muhyiddin terlihat meninggalkan kompleks Masjid Negara pada pukul 09.05 setempat dengan didampingi Menteri Zulkifli.

Infografis Waspada Titik Lengah Saat Idul Adha

Infografis Waspada Titik Lengah Saat Idul Adha (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Waspada Titik Lengah Saat Idul Adha (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel