PMI beri layanan pemulihan psikososial bagi anak korban kebakaran

Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan layanan pendukung pemulihan psikososial (psychosocial support program/PSP) bagi anak yang terdampak kebakaran di RT 08/RW 10 Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis.

Ketua Bidang Organisasi dan Relawan PMI Jakarta Utara, Joko Suwondo mengatakan, kegiatan digelar di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Patimura Pademangan Timur, Pademangan, diikuti 28 balita dan anak warga terdampak kebakaran pada Sabtu (22/10).

"Dilakukan untuk menghilangkan beban pikiran sekaligus pemulihan trauma bagi balita dan anak warga terdampak kebakaran yang terjadi Sabtu lalu," kata Joko dalam keterangannya di Jakarta Utara, Kamis.

Joko menambahkan, selama masa tanggap bencana kebakaran di RT 08/RW 10 Kelurahan Pademangan Timur yang berlangsung tiga hari, PMI Jakarta Utara terus mendukung kebutuhan makanan siap saji untuk korban terdampak.

Dia mengatakan, kegiatan PSP kali ini merupakan kelanjutan dukungan dari masa tanggap bencana tersebut.

Baca juga: Kebakaran rumah di Tambora diduga akibat gas bocor

Baca juga: Tiga tewas akibat kebakaran permukiman di Pademangan

Sasaran kegiatan adalah balita dan anak yang terdampak bencana kebakaran agar pulih dari trauma akibat kobaran api.

Terdapat tiga korban jiwa akibat kebakaran yang melalap sekitar delapan unit rumah semipermanen pada Sabtu tersebut.

Ketiga korban masih dalam satu keluarga, yakni seorang ibu berinisial A (28), anak berusia 10 tahun berinisial AF dan anak berusia lima tahun berinisial ANZ.

Dengan PMI Jakarta Utara turun ke lokasi pengungsian dan bermain serta bergembira bersama melalui berbagai permainan simulasi, Joko berharap anak-anak itu mengerti bahwa ada yang memperhatikan mereka. "Jadi mereka tidak merasa sendiri," katanya.

Selain itu, mereka juga menerima bingkisan makanan ringan. "Semoga dengan apa yang PMI lakukan ini, balita dan anak-anak korban terdampak dapat kembali ceria, tetap semangat dalam menjalani kehidupan ke depannya," kata Joko.