PMI Cianjur bersama relawan salurkan bantuan ke lima desa terisolasi

Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama relawan gabungan menyalurkan bantuan untuk warga di lima desa di Kecamatan Cidaun yang masih terisolasi karena jalan utama penghubung antar desa masih tertutup longsor sekitar 1 kilometer.

Koordinator lapangan PMI Cianjur, Deni Rismanda saat dihubungi Kamis, mengatakan relawan gabungan yang terdiri dari Relawan Tangguh Bencana (Retana) BPBD Cianjur dan Taruna Tangguh Bencana (Tagana) Dinas Sosial Cianjur, akan menyalurkan bantuan secara estafet karena jalan belum bisa dilalui kendaraan.

"Untuk bantuan yang akan disalurkan sekitar 200 paket dibagi untuk tiga desa yang masih terisolasi karena dua desa lainnya belum bisa dilakukan pendataan karena jarak yang lebih jauh dengan medan jalan tertutup longsor di delapan titik," katanya.

Ia menjelaskan, untuk data sementara yang sudah diterima di posko penanganan bersama di Kantor Kecamatan Cidaun, rumah rusak berat di lima desa, Cimaragang, Gelarpawitan, Karangwangi, Neglasari dan Cibuluh, sekitar 33 unit, rusak sedang 22 unit dan rusak ringan 98 unit.

Baca juga: Tiga kampung di Cianjur-Jabar banjir, BPBD bantu evakuasi warga

Baca juga: Jalur utama penghubung antar kabupaten di Cianjur terputus sementara

Sebagian besar masih terisolir karena alat berat kesulitan menjangkau lokasi longsor karena akses jalan yang sempit dan titik longsoran yang terpisah-pisah, sehingga pendistribusian bantuan akan dilakukan secara estafet termasuk dengan berjalan kaki.

"Untuk pendistribusian di titik akhir menuju Desa Cimaragang, selanjutnya bisa menggunakan sepeda motor untuk dua desa terdekat. Untuk yang tidak dapat dilalui kendaraan kemungkinan akan disalurkan dengan berjalan kaki," katanya.

Kepala Dinas Sosial Cianjur, Asep Suparman, mengatakan pihaknya menurunkan 10 orang anggota Tagana guna membantu relawan lainnya mendistribusikan bantuan untuk warga di lima desa yang masih terisolasi. Pihaknya memastikan seluruh bantuan sampai guna meringankan beban warga.

"Untuk relawan kami siagakan dan tempatkan di masing-masing daerah rawan bencana sebagai upaya cepat penanganan, termasuk melakukan pendataan kebutuhan korban. Untuk Desa Cidamar bantuan sudah disalurkan tinggal lima desa lainnya di Kecamatan Cidaun yang masih sulit dijangkau," katanya.

Baca juga: Seribuan kepala keluarga di Cidaun-Cianjur terisolir

Baca juga: BPBD Cianjur mencatat seratus kepala keluarga masih mengungsi