PMI Pangkalpinang gelar donor darah berhadiah minyak goreng

·Bacaan 1 menit

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar donor darah berhadiah minyak goreng, guna meningkatkan stok darah dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat yang tinggi.

"Aksi donor darah berhadiah seliter minyak goreng ini digelar selama dua hari," kata Direktur UDD PMI Kota Pangkalpinang dr. Amelia saat menghadiri donor darah di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan donor darah berhadiah minyak goreng pada awal 2022 ini, sebagai langkah PMI meningkatkan animo masyarakat untuk donor darahnya dalam meningkatkan stok darah yang kurang selama pandemi COVID-19 ini.

"Kita telah menyediakan 100 liter minyak goreng untuk dibagikan kepada para pendonor darahnya," katanya.

Baca juga: Jusuf Kalla puji donor darah PMI Kota Pangkalpinang

Baca juga: Apkasindo: Kebijakan DMO sawit berpotensi tekan harga TBS petani

Menurut dia, kegiatan donor darah di masa pandemi Covid-19, UDD PMI Kota Pangkalpinang tetap menerapkan protokol kesehatan baik bagi pendonor maupun petugas.

"Pelayanan donor untuk kegiatan aksi donor darah dibuka pukul 08.00 sampai pukul 20.00 WIB dan diharapkan masyarakat untuk datang ke Kantor PMI Pangkalpinang untuk donor darahnya," ujarnya.

Kasie P2D2S UDD PMI Pangkalpinang Merinda mengatakan aksi donor darah di UDD PMI Kota Pangkalpinang di hari pertama, Kamis (27/1) telah diperoleh sebanyak 49 kantong darah, dengan rincian Gol A 14, B 15, O 15, AB 5 dan sebanyak 18 pendonor ditolak karena HB, TD, kurang waktu donor, dan catatan medis lainnya.

“Selama 2 hari aksi donor ini, kami menargetkan sebanyak 100 pendonor darah, sesuai dengan bingkisan yang telah kami siapkan,” katanya.**

Baca juga: DPR apresiasi produktivitas PTPN V amankan pasokan minyak goreng

Baca juga: Jaksel gencarkan pengawasan minyak goreng satu harga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel