PMI Sulbar salurkan air bersih bagi korban banjir Malunda

Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Barat (Sulbar) menyalurkan bantuan air bersih untuk korban banjir di Malunda, Kabupaten Majene yang terjadi pada Kamis (26/5).

"PMI Sulbar menyalurkan bantuan air bersih dengan menggunakan sejumlah truk, karena sangat dibutuhkan masyarakat," kata Ketua PMI Provinsi Sulbar Enny Angraeni Anwar di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan PMI Sulbar juga telah melakukan asesmen atau pendataan korban banjir di Kecamatan Malunda agar nantinya dapat dijadikan acuan dalam penanganannya.

Baca juga: Pemprov Sulbar salurkan bantuan untuk korban banjir Malunda

Menurut dia, terdapat tiga lingkungan di Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda yang didata PMI Sulbar mengalami lumpuh total akibat banjir, di antaranya Lingkungan Sekka, Banua, Galung Kelurahan Galung dan terdapat puluhan rumah di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

"Warga saat ini butuh selimut, pakaian layak pakai, makanan dan minuman siap saji, air bersih, dan butuh dibangunkan dapur umum," kata Enny yang juga mantan Wakil Gubernur Sulbar.

Ia menyampaikan PMI Sulbar selanjutnya akan melakukan koordinasi dalam rangka upaya menyalurkan bantuan yang sangat diharapkan masyarakat tersebut.

Sebelumnya Banjir di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene merendam ratusan pemukiman masyarakat setelah hujan deras melanda sejak Kamis Sore (26/5) sekitar pukul 15.00 Wita.

Baca juga: Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah Penduduk di Malunda

Baca juga: Ratusan rumah di Malunda terendam banjir

Lahan pertanian warga rusak akibat terendam banjir dan sejumlah ternak dan kendaraan roda dua milik warga hanyut dibawa banjir.

Sejumlah rumah warga juga rusak dan fasilitas pemerintah terendam. Selain itu, sejumlah jembatan dan jalan desa rusak serta ratusan warga terisolasi dan mengungsi ke tempat lebih tinggi akibat banjir tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel