PMI Tangerang lakukan safari donor selama Ramadhan

·Bacaan 1 menit

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan safari donor darah untuk meningkatkan dan menjaga ketersediaan darah selama Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah di seluruh kecamatan di daerah itu.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang Zaenal Muttaqien di Tangerang, Senin, menjelaskan kegiatan donor darah dilakukan di 29 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Tangerang.

"Tentunya kita lakukan safari donor darah ini di 29 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Tangerang," ucapnya.

Pada Ramadhan, pihaknya mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan dengan mendonorkan darah guna membantu orang yang membutuhkan.

"Donor darah pada saat puasa tidak membatalkan puasa. Malah, setelah donor badan akan terasa lebih fit," katanya.

Baca juga: PMI Depok pastikan stok darah masih mencukupi

Ia mengatakan posko donor darah Ramadhan tersebut dibuka di area masing-masing unit transfusi darah di wilayah.

Ia menyebut donor darah saat Ramadhan disambut baik oleh masyarakat setempat.

Bahkan, lanjutnya, respons yang diberikan masyarakat tinggi sehingga hasil kegiatan itu cukup untuk memenuhi stok kebutuhan darah.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Terbukti pada kegiatan safari donor di Taman Ide ini terkumpul sebanyak 45 kantong darah," ujarnya.

Terhadap masyarakat yang mendonorkan darah pada safari Ramadhan, PMI Kabupaten Tangerang memberikan bingkisan berupa sembako, takjil dan Al Quran.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mau berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Kami hanya bisa memberikan sedikit bingkisan yang diharapkan dapat berguna bagi masyarakat," kata dia.

Baca juga: PMI Makassar kembali buka gerai donor di masjid selama Ramadhan
Baca juga: PMI beberkan stok darah di sejumlah daerah alami penurunan
Baca juga: PMI DKI Jakarta akui sempat kesulitan penuhi stok darah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel