PMI Yogyakarta siapkan 20 Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2022

Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan 20 Pos Pelayanan Pertolongan Pertama di sejumlah titik menjelang momentum mudik Lebaran 2022 di daerah ini.

"Kami menyiagakan personel PMI yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama yang akan membantu melayani masyarakat merayakan Lebaran di DIY," kata Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo di Yogyakarta, Rabu.

Menurut diia sebanyak 573 personel PMI dan 22 ambulans juga disiagakan untuk membantu masyarakat yang merayakan Lebaran.

"Mereka akan bertugas 24 jam dalam tiga shift per hari mulai H-6 dan H+7 Lebaran di tempat-tempat keramaian, jalur-jalur masuk, dan keluar DIY dan masing-masing Markas PMI," katanya.

PMI Kota Yogyakarta, kata dia, akan membuka satu pos di Markas PMI Kota Yogyakarta.

Sementara PMI Kabupaten Sleman menyiagakan Pos Pelayanan Terpadu Pertolongan Pertama dan Ambulans di Markas PMI Kabupaten Sleman dengan dukungan pos pembantu dari 12 PMI kecamatan.

Sedangkan PMI Kabupaten Bantul akan membuka tiga pos di Markas PMI Kabupaten Bantul, Pos Madukismo dan dibantu Pos Sedayu.

Selanjutnya PMI Kabupaten Gunungkidul membuka dua pos terpadu di Markas PMI Kabupaten Gunungkidul dan Pos Gading.

Berikutnya, PMI Kabupaten Kulon Progo melayani dua pos yakni Markas PMI Kabupaten Kulon Progo dan Pos Jembatan Timbang, Kulon Progo.

Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, menurut dia, personel PMI dengan ambulans akan 'mobile' ke lokasi-lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan seperti Pantai Selatan Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul.

"Mereka juga berkeliling ke tempat-tempat wisata di wilayah DIY serta antisipasi saat keramaian di tempat-tempat ibadah seperti salat Idul Fitri," kata GBPH Prabukusumo.

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY dr Suryanto menuturkan selama libur Lebaran masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan darah 24 jam PMI.

Sedangkan donor darah dilayani mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB di 5 Unit Donor Darah PMI kabupaten/kota se-DIY.

"Stok darah selama Ramadan tercukupi, namun yang perlu diantisipasi adalah setelah lebaran minggu kedua. Biasanya pendonor darah menurun karena banyak yang mudik atau masih fokus silaturahmi. Untuk itu kami tetap berharap dan mengimbau masyarakat khususnya pendonor darah sukarela untuk menyempatkan berdonor darah di sela-sela liburannya," demikian Suryanto.

Baca juga: PMI DIY siapkan 18 posko siaga

Baca juga: PMI DIY siagakan personelnya 24 jam selama Lebaran 2021

Baca juga: PMI DIY siapkan 29 Posko Siaga Lebaran 2019


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel