PMPL menjadi turnamen kesekian yang terkendala oleh virus Corona di Indonesia

Verdi Hendrawan

Sejak pertama kali pemerintah mengungkapkan bahwa ada dua warga negara Indonesia yang terjangkit virus Corona (COVID-19), hingga saat ini jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 27 orang. Kondisi ini membuat pada pihak yang berwenang jadi semakin berhati-hati agar jumlah tersebut tidak terus meningkat.

Salah satu langkah pengantisipasian agar virus Corona ini tidak menyebar adalah dengan tidak memberikan izin keramaian. Hal ini tentu akan banyak memengaruhi event-event hiburan, termasuk olahraga dan esports, di Tanah Air.

Setelah batalnya rencana Indonesia menjadi tuan rumah Hearthstone Master Tour di Bali dan ditundanya beberapa event esports lainnya, termasuk Free Fire Champions Cup di Jakarta, kini giliran PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia 2020 yang terkena imbasnya.

Dengan dikeluarkannya aturan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk tidak mengeluarkan izin keramaian membuat pekan kedua regular season PMPL Indonesia 2020 tidak dapat disaksikkan oleh pencinta game battle royale itu secara langsung di venue pertandingan.

Hal ini telah disampaikan secara langsung oleh pihak penyelenggara melalui akun Instagram resmi mereka, @pubgmobile.esports.id pada Selasa (10/3/2020) malam WIB. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesahatan semua pihak yang terlibat di turnamen ini sebagai prioritas utama mereka.

Dalam pengumuman tersbeut, panitia mengungkapkan bahwa turnamen PMPL Indonesia 2020 tidak bisa disaksikkan secara langsung oleh penonton di venue, terhitung sejak 11 Maret hingga 29 maret 2020. Pihak penyelenggara pun akan mengambil tindakan serius dalam memonitor kesehatan para pemain dan staf.

Meski demikian, para fan PUBG Mobile masih bisa menyaksikkan pertandingan-pertandingan yang ada di PMPL Indonesia 2020 melalui live streaming di akun Facebook PUBG Mobile Indonesia.

BACA JUGA: Hanya butuh satu WWCD, Bigetron RA jadi penguasa klasemen PMPL Indonesia 2020 di pekan pertama