PMPP TNI: Jenazah Serda Rama Dijadwalkan Tiba di Indonesia 2 Juli 2020

Rifki Arsilan

VIVA – Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang menyatakan, saat ini pihaknya masih mengurus rencana pemulangan jenazah Anggota Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco, Serma Rama Wahyudi yang telah gugur karena insiden penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata milisi Allied Democratic Forces (ADF) di Kongo pada hari Senin, 22 Juni lalu. 

Sesuai prosedur yang berlaku, jenazah Serma Rama Wahyudi harus melewati beberapa tahapan pemeriksaan, yaitu pemeriksaan COVID-19 dan proses otopsi di Rumah Sakit United Nation (UN) di Uganda sebelum diterbangkan ke Indonesia.

"Saat ini proses pemulangan jenazah Serma Rama Wahyudi memasuki tahap pemeriksaan COVID-19 dan akan diterbangkan ke Rumah Sakit United Nation (UN) di Uganda untuk dilakukan Otopsi dan proses Administrasi," kata Mayjen TNI Victor Simatupang di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum'at, 26 Juni 2020.

Mayjen Victor memperkirakan, tanggal 1 Juli 2020 jenazah akan di berangkatkan ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat Qatar Air atau Euthopia Air. "Kemungkinan jenazah akan tiba tanggal 2 Juli 2020 dan rencana akan dimakamkan di Pekanbaru, yang merupakan kediaman almarhum dan sesuai permintaan keluarga almarhum," ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun VIVA Militer, rencananya Serma Rama Wahyudi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Pekanbaru, Riau. Persiapan teknis upacara pemakaman telah dipersiapkan oleh Kodam I Bukit Barisan. 

Baca : Senjata Milik Prajurit TNI yang Tewas di Kongo Dirampas Milisi Kongo