PNS Dishub di Jambi dan Rekan-rekannya Nyabu Digerebek Polisi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bungo, Jambi ditangkap Satnarkoba Polres Bungo karena kedapatan pakai narkoba sabu alias nyabu di rumah bersama dua rekannya.

Informasi dihimpun VIVA, oknum PNS kedapatan pakai sabu-sabu itu diketahui berinisial AR (39) warga Jalan Lintas Asri, Kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo dan dua rekannya warga yang bukan PNS yakni HJ (33) dan DI (31) warga Desa Peranti Luweh, Bungo. Dilaporkan bahwa ketiganya saat ini sedang diperiksa intensif oleh pihak Kepolisian.

Kasat Narkoba Polres Bungo, AKP Lumbrian Huyadi Putra saat dikonfirmasi membenarkan ada tiga orang pria ditangkap karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu yang saat ini sedang diperiksa intensif.

"Ya ada kita tangkap 3 orang pria karena kedapatan memiliki sabu-sabu," ujar Lumbrian pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Lumbrian menyebutkan, atas ditangkapnya tiga orang, satu orang di antaranya seorang PNS yang bekerja di Dishub Bungo sedangkan dua orang lagi wiraswasta dan petani.

Lumbrian menceritakan, sebelum penangkapan, pihak Satnarkoba menerima informasi dari masyarakat di Jalan Alkausar, rt 06, Desa Batang Bungo,Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten bungo bahwa sering terjadi transaksi narkoba di sana. Pihak Satnarkoba mendengar hal itu langsung melakukan penyelidikan. Mereka lalu melakukan penangkapan tiga orang pria di sebuah rumah yang digerebek.

Polisi menemukan barang bukti sabu dari PNS seberat 0,22 gram, 1 bong yang lengkap dengan pipet, 1 pirex kaca dan 1 unit sepeda motor PCX.

"Kita periksa lagi PNS guna menelusuri siapa bandar sabu-sabunya, guna mengungkap peredaran narkoba di Bungo," kata dia.

Lumbrian mengatakan, penangkapan PNS dan dua rekannya dilakukan langsung oleh Satnarkoba Polres Bungo pada Minggu, 15 Agustus 2021. Pelaku terancam kena Pasal 114 Pasal 112 tentang Narkotika.

"Kita akan terus periksa intensif di Polres Bungo PNS dan dua rekannya," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel