PODCAST: Prediksi Liga Champions, Chelsea Bisa Kalahkan Manchester City dengan Kejutan

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta Manchester City dan Chelsea akan bentrok pada laga final Liga Champions musim ini di Estadio do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Ini merupakan laga yang paling menentukan antara Pep Guardiola dan Thomas Tuchel dalam pertemuan mereka.

Meskipun keduanya sering bertemu karena sama-sama klub yang berasal dari Inggris, laga ini sangat menarik untuk ditunggu. Pasalnya, laga ini akan menentukan siapa klub terkuat musim ini di Eropa.

Jika melihat dari kekuatan tim, Pep Guardiola memang telah merancang strategi Manchester City sejak lama. Bahkan, formula ini sering diterapkan dalam beberapa pertandingan.

Menariknya, formula yang dilakukan oleh Pep Guardiola juga tidak melulu bertumpu pada pemain. Skuad Manchester City bisa menciptakan gol lewat pemain manapun dari strategi tersebut.

Berbeda halnya dengan Chelsea, Thomas Tuchel mungkin baru saja menemukan permainan terbaiknya.

Chelsea bisa tampil mengejutkan dalam pertandingan nanti, ditambah mereka memiliki modal yang baik ketika bertemu dengan Manchester City di pertandingan sebelumnya.

Pada pertemuan terakhir, Manchester City menjamu Chelsea di Stadion Etihad dalam pertandingan pekan ke-35 Premier League. Dalam duel tersebut, Tuchel lagi-lagi mengalahkan Guardiola.

Namun, disisi lain Manajer Manchester City, Pep Guardiola, sudah pernah dua kali menjuarai Liga Champions sebagai pelatih, yakni bersama Barcelona pada musim 2008/2009 dan 2010/2011. Sementara itu, manajer Chelsea, Tuchel, baru musim lalu mencapai final kompetisi ini bersama PSG, dan kalah 0-1 dari Bayern Munchen.

Lalu, siapakah yang akan keluar sebagai pemenang? Akankah Pep Guardiola yang membawa Manchester City menjadi juara, atau Thomas Tuchel yang meraih gelar kedua Liga Champions untuk Chelsea?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel