PODCAST: Waspada Hoaks Lebih Cepat Menyebar dari Virus Corona

Liputan6.com, Jakarta - Peredaran berita palsu alias hoaks termasuk informasi salah dan saran yang tidak akurat di media sosial serta sejumlah jejaring informasi lain, digadang-gadang dapat memicu krisis Virus Corona atau COVID-19 yang menyebar di China kian parah. Mengapa demikian?

Para ilmuwan di East Anglia University (UEA) Inggris mengatakan bahwa setiap upaya yang berhasil menghentikan orang membagikan berita palsu dapat membantu menyelamatkan nyawa. Tapi sebaliknya, penyebaran informasi keliru justru dapat mempengaruhi penyebaran penyakit dan berdampak buruk.

Begitu banyaknya berita palsu yang tersebar soal Virus Corona bahkan disebut-sebut lebih cepat tersebar dari penyebaran virus yang kini memiliki nama COVID-19 itu. Jenis pemberitaan keliru pun kian beragam, mulai dari tema ringan menyasar aktivitas warga sehari-hari sampai isu teknologi hingga politik membawa nama negara.

Dampak penyebaran berita demikian membuat masyarakat panik. Apalagi mereka yang memiliki literasi rendah.

Oleh sebab itu, jangan mudah termakan hoaks. Tak ada salahnya melakukan cek fakta atas kebenaran berita soal perkembangan Virus Corona baru yang beredar.

Simak selengkapnya dalam podcast Cek Fakta berikut ini:

PODCAST: Waspada Hoaks Lebih Cepat Menyebar dari Virus Corona