PODKESMAS buat podcast original "Balada Onggok si Anak Durhaka"

·Bacaan 2 menit

Kuartet PODKESMAS — Ananda Omesh, Angga "Nggok", Imam Darto, and Surya "Insomnia" Dini — kembali hadir lewat sebuah podcast original Spotify berjudul "Balada Onggok Si Anak Durhaka".

Dirilis secara eksklusif di Spotify, podcast unik ini akan membawa pendengarnya ke dalam perjalanan cerita komedi fantasi yang penuh dengan penemuan jati diri dan persahabatan.

Baca juga: Konten podcast komedi dan horor paling digemari di Spotify Indonesia

"Seperti yang pendengar kami mungkin ketahui, kami sering menggoda Nggok sebagai lelucon, walaupun sebenarnya kami sayang banget sama Nggok. Dari sini kami kepikiran untuk bikin cerita fantasi tentang seseorang yang sepanjang hidupnya merasa tidak dihargai oleh orang-orang di sekitarnya, akhirnya memahami betapa teman-teman dan keluarganya menyayangi dirinya setelah menghadapi sebuah kesulitan," ujar Omesh dalam jumpa pers daring, Kamis.

"Tentunya, cerita ini tetap akan penuh dengan candaan dan momen-momen lucu. Jika boleh dibilang, alur cerita podcast ini seperti paduan formula dongeng-dongeng ternama dengan twist PODKESMAS di dalamnya," imbuhnya.

"Balada Onggok Si Anak Durhaka" menceritakan kisah seorang pria bernama Onggok, yang diperankan oleh Angga ‘Nggok’. Onggok merupakan pria lajang yang merasa tidak dicintai dan tidak dihargai oleh teman-temannya -- Suryo (Surya ‘Insomnia’), Omesan (diperankan Omesh), dan Dartox (Imam Darto).

Onggok merasa ketiga temannya selalu merundungnya karena teman-temannya lebih sukses ketimbang dirinya. Hingga suatu hari, ia melampiaskan amarahnya kepada ayahnya dan kemudian mendapatkan kutukan dari seorang jin penunggu gunung yang mengubahnya menjadi jamban emas untuk mengajarkannya pelajaran hidup yang tidak akan terlupakan.

Podcast ini, bagi PODKESMAS, dibuat dengan skala produksi yang begitu besar. Baru kali ini mereka melakukan produksi podcast hingga membutuhkan tim produksi selengkap yang biasa ditemukan dalam produksi film layar lebar, mulai dari cast director, line producer, hingga satu tim khusus untuk penulis naskah.

"Kami menjajaki konsep hiburan baru di podcast ini dengan menghadirkan elemen komedi fantasi. Kami berupaya memasukkan seluruh elemen komedi, mulai dari permainan kata sampai komedi slapstick untuk memberikan pengalaman hiburan yang menyeluruh," kata Imam Darto.

"Menghadirkan komedi slapstick ke dalam platform audio memberikan tantangan tersendiri, karena pada dasarnya daya tarik komedi slapstick ada pada stimulasi visual dari aktivitas fisik yang intens. Untuk mengakali hal itu, kami benar-benar total dari sisi produksi dan desain suara agar pendengar dapat membayangkan serta menciptakan kembali adegan humor tersebut dalam benak mereka melalui suara-suara yang mereka dengar," imbuhnya.

"Balada Onggok si Anak Durhaka" dapat didengarkan di Spotify mulai 7 September.


Baca juga: Album "Donda" Kanye West pecahkan rekor Spotify

Baca juga: Justin Bieber pecahkan rekor pendengar bulanan terbanyak di Spotify

Baca juga: Spotify uji coba paket terbarunya "Spotify Plus"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel