Pohon besar tumbang timpa kendaraan di jalur mudik Garut-Tasikmalaya

Pohon berukuran cukup besar tumbang hingga menimpa kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Raya Garut-Tasikmalaya atau jalur mudik di kawasan Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.

Kapolsek Cilawu Kompol Tommy Widodo membenarkan adanya pohon tumbang ke arah badan jalan hingga menimpa mobil dan sepeda motor yang melintas di jalan itu, sekitar pukul 17.45 WIB.

"Ada kejadian pohon tumbang mengakibatkan satu buah mobil tertimpa," kata dia.

Ia menuturkan sejumlah personel kepolisian dan petugas dari instansi terkait sudah diterjunkan untuk mengamankan lokasi kejadian dan menolong korban yang tertimpa pohon.

Baca juga: BMKG imbau pemudik waspada potensi hujan di jalur selatan Jateng

Peristiwa itu, kata dia, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerusakan kendaraan mobil dan penumpangnya mengalami luka-luka sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

"Empat orang (penumpang mobil, red.) mengalami luka ringan dilarikan ke Puskesmas Cilawu," katanya.

Selain menimpa mobil, kata dia, ada juga pengendara sepeda motor yang menjadi korban dalam insiden pohon tumbang itu sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Pengendara motor mengalami luka patah tulang dan langsung dilarikan ke rumah sakit," katanya.

Ia menyampaikan lokasi pohon tumbang merupakan akses jalan utama lintas kabupaten menghubungkan Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas terhambat. Polisi kemudian memberlakukan buka tutup akses jalan selama proses evakuasi pohon maupun kendaraan di jalur itu.

"Arus lalu lintas sementara dilakukan buka-tutup dari arah Garut maupun arah Tasikmalaya," kata dia.

Baca juga: Pemudik diimbau perhatikan info cuaca saat mudik di musim pancaroba
Baca juga: BMKG: Aceh potensi diguyur hujan dan angin kencang hingga Idul Fitri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel