Pohon Tumbang di Makassar, Dua Pekerja Renovasi Pengadilan Tertimpa

Merdeka.com - Merdeka.com - Hujan deras dan angin kencang menerjang Kota Makassar, Jumat (18/11). Selain memicu banjir, cuaca ekstrem itu juga menyebabkan pohon besar di halaman Pengadilan Negeri (PN) Makassar tumbang dan menimpa dua orang yang sedang bekerja di sana.

Kepala Kepolisian Sektor Ujungpandang Komisaris Syarifuddin mengatakan, dua orang yang tertimpa yakni pekerja paving block, yakni Suwandi (25) dan Agus Dg Ngintung.

"Keduanya sudah dibawa ke RS Pelamonia dan ditangani tim medis. Satu (luka) agak serius tapi informasi terakhir katanya tidak patah (tulang), yang satunya lagi luka lecet atau ringan," ungkapnya kepada wartawan.

Syarifuddin mengaku kejadian pohon tumbang di PN Makassar terjadi setelah Salat Jumat. Dia menyebut saat pohon tumbang memang terjadi angin kencang.

"Sebenarnya hujannya tidak begitu deras, tapi saya di depan kantor melihat angin kencang sekali dari arah barat daya," kata dia.

Syarifuddin menyebut kedua korban sebenarnya sudah berusaha menghindari pohon yang tumbang. Namun, posisi pohon jatuh memang tepat ke arah kedua korban.

"Saat pohon tumbang mereka sebenarnya mau menyelamatkan diri. Hanya saja karena arahnya satu arah dengan pohon sehingga tertimpa," ucapnya.

Sementara itu, pantauan merdeka.com sejumlah wilayah di Kota Makassar mulai banjir. Bahkan ruas jalan tol Makassar mulai terendam banjir.

Selain itu, ruang tahanan dan barang bukti (tahti) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel terendam banjir. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Komisaris Besar Komang Suartana mengaku ruang tahti terendam banjir setinggi 50 sentimeter.

"Iya, hujan deras sejak pagi sampe sore menyebabkan air tergenang di bagian belakang (gedung tahti)," ujarnya.

Ia mengaku ruangan terendam banjir adalah bagian administrasi bidang tahti. Sementara untuk tahanan, Komang mengaku masih aman.

"Lantai bawah bagian administrasinya (tinggi air) 50 cm. Itu bangunan tiga lantai. tahanan dipindah ke atas dan untuk sementara masih aman," ucapnya.

[yan]