Pohon Tumbang Tumbang di Jalur Mudik, Empat Warga Tertimpa

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah pohon besar yang berada di pinggir jalan Provinsi Garut-Tasikmalaya, Rabu (27/4) sore tumbang. Empat orang warga mengalami luka dalam peristiwa tumbangnya pohon di jalur mudik tersebut.

Kapolsek Cilawu, Kompol Tommy Widodo mengatakan, peristiwa tumbangnya pohon tersebut terjadi beberapa menit sebelum azan magrib berkumandang.

"Sekitar pukul 17.45 pohon tersebut tumbang dan menuju jalan dari arah Garut dan Tasik," katanya, Rabu (27/4).

Lokasi pohon tumbang terjadi di Kampung Ngamplang, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam peristiwa itu, dua kendaraan bermotor tertimpa pohon yang tumbang.

"Kami melaporkan adanya kejadian pohon tumbang mengakibatkan satu buah mobil, empat orang mengalami luka ringan dilarikan ke Puskesmas Cilawu. Salah satu korban yang merupakan pengendara motor mengalami patah tulang dan dilarikan ke RSUD dr Slamet," jelasnya.

Akibat tumbangnya pohon tersebut, menurutnya arus lalulintas sempat terhambat hingga kemudian dilakukan evakuasi. Namun walau begitu, hingga berita ini diturunkan kondisi arus lalu lintas masih dilakukan buka tutup.

"Arus lalu lintas sementara dilakukan buka tutup dari arah Garut maupun arah Tasikmalaya," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pohon yang tumbang adalah pohon flamboyan. Pohon tersebut menimpa motor bebek dengan nomor polisi AA 6932 FT yang dikendarai Irfan Mulyanto (20), warga Desa Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Dalam peristiwa pohon tumbang itu, Irfan diketahui mengalami luka patah di bagian tangan sebelah kanan dan kaki sebelah kanan.

Adapun untuk kendaraan roda empat yang tertimpa pohon adalah Suzuki Futura dengan nomor polisi D 1720 HY. Saat kecelakaan, mobil tengah dikendarai oleh INH (17), warga Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dan ia mengalami luka lecet di bagian siku kiri.

Untuk penumpang lainnya adalah Ani (30) warga Kabupaten Tasik mengalami luka di bagian pelipis kanan dan harus dijahit, Rohaeti (38) warga Kabupaten Tasik mengalami luka lecet dan robek di pipi dan tangan.

Sementara lima orang penumpang lainnya, diketahui tidak mengalami luka, salah satunya adalah Hendrawati (38) warga Kabupaten Tasikmalaya, dan empat orang anak yang masih di bawah umur.

Tumbangnya pohon tersebut diduga karena usianya yang sudah tua. Saat ini petugas masih melakukan evakuasi dengan melakukan pemotongan sejumlah bagian pohon yang menutup jalan. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel