Pol PP Sumsel intensifkan penertiban anak jalanan selama Fornas VI

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Selatan (Satpol PP Sumsel) siap mengintensifkan operasi penertiban anak-anak jalanan, untuk menciptakan suasana kondusif selama Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI yang berlangsung 1-7 Juli 2022.

Kepala Satpol PP Provinsi Sumsel Aris Saputra, di Palembang, Kamis, mengatakan operasi penertiban anak jalanan itu dilakukan menyasar ​​ke lokasi di luar arena pertandingan yang akan dikunjungi para peserta dan tamu undangan Fornas VI.

Lokasi tersebut di antaranya meliputi persimpangan lampu merah di sejumlah jalan protokol dalam kota dan objek wisata di Palembang, seperti Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Benteng Kuto Besak (BKB), Kambang Iwak, Jembatan Musi-Ampera, dan Bundaran Air Mancur Masjid Agung.

"Kami intensifkan penertiban anak jalanan di lokasi tersebut, sehingga peserta dan tamu undangan merasa aman dan nyaman selama berkegiatan di Fornas VI ​​​Sumsel ini," kata dia, seusai rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan pengamanan Fornas VI Sumsel, di Gedung Utama Presisi Markas Polda Sumsel, di Palembang.


Ia memastikan, Satpol PP Sumsel menyiagakan sebanyak 150 orang personel untuk melaksanakan operasi tersebut yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara mobile didampingi petugas dari Dinas Sosial Provinsi dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel.

Operasi penertiban anak jalanan tersebut, katanya lagi, juga dilakukan petugas Satpol PP Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir bersama personel polres/kodim setempat.

"Kami juga memperketat pengamanan ketika malam hari mengikuti ploting masing-masing arena pertandingan yang terpakai, termasuk hotel, penginapan dan sebagainya yang akan didatangi oleh tamu ini nantinya," kata dia.

Sebelumnya, Polda Sumsel telah menyiagakan sebanyak 700 personel untuk menjaga keamanan peserta, termasuk arena pertandingan dan bandara, terminal atau objek vital negara lainnya selama pelaksanaan Fornas VI.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, ada sebanyak 11.818 peserta Fornas VI beserta segenap unsur kepanitiaan dan tamu undangan yang berasal dari 34 provinsi itu yang bakal dijamin keamanannya oleh ​​​​​​ratusan personel kepolisian.

Pada pengamanan itu dilangsungkan mulai dari prakegiatan, pelaksanaan dan setelah kegiatan ke sebanyak 49 arena Fornas VI yang masing-masing berlokasi di wilayah Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Ogan Ilir.

"Keamanan perlu lebih ditingkatkan untuk mewujudkan kamtibmas yang kondusif, lalu seluruh rangkaian giat ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses," kata dia pula.

Ia menjelaskan, dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto telah memetakan beberapa kondisi kerawanan yang perlu diantisipasi sebagai ancaman ringan hingga berat, untuk menjamin kelancaran event olahraga tahunan itu.

Ancaman itu, di antaranya terorisme, sabotase perkelahian antarwarga, pencurian, balapan liar, penyimpangan atau penimbunan bahan bakar minyak bersubsidi, bencana alam dan non alam, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras dan kecelakaan lalu lintas.

"Dalam hal ini yang dikedepankan personel tindakan persuasif, tegas dan humanis dalam mengantisipasi kerawanan," ujarnya lagi.

Berdasarkan data dari Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) selaku panitia penyelenggara, ada sebanyak 55 induk organisasi olahraga (Inorga) dan 10 olahraga ekshibisi pada ajang Fornas VI tersebut.

Dari jumlah inorga yang bakal dipertandingkan di antaranya Indonesia e-Sport Association (IESPA), Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi), Senam Tera Indonesia (STI), Indonesia Offroad Federation (IOF), Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina), Perkumpulan Sepak Bola Gaya Bebas Indonesia (IF3), dan Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi).

Selanjutnya, olahraga ekshibisi di antaranya Pengurus Pencak Silat Nasional Perisai Putih (PSNPP), Perguruan Olahraga Tenaga Dalam Cakra Mukti (Porteda), Federasi Orientering Indonesia (FONI), Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia, skateboard, dan sepeda BMX.

Sekretaris Jenderal Kormi Sumsel Eko mengatakan, semua persiapan yang dilakukan panitia pelaksana berjalan lancar hingga progresnya sudah mencapai 90 persen. Mulai dari acara pembukaan, pertandingan dan perlombaan serta penutupan acara termasuk kesiapan penunjang lain seperti transportasi kontingen dan penginapan.

"Venue untuk Inorga dan Ekshibisi itu sudah disiapkan, Kami tinggal tunggu pelaksanaannya saja," kata dia lagi.

Lokasi venue tersebut di antaranya Jakabaring Sport City, Stadion Bumi Sriwijaya, Stadion Kamboja, Lapangan Hatta, Universitas Sriwijaya Palembang, Skatepark Jakabaring, Landasan Udara SMH, Tanjung Senai Ogan Ilir, dan termasuk sejumlah mal di Palembang dan Banyuasin.
Baca juga: Polda Sumsel siagakan 700 personel untuk amankan Fornas VI
Baca juga: Sumsel gelar hitung mundur 12 hari menuju Fornas 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel