Pola Makan yang Sehat untuk Para Atlet

Ghiboo.com - Bagi seorang atlet gizi adalah yang sangat terpenting untuk mencapai performa maksimal. Tapi, bukan hanya gizi saja yang dibutuhkan oleh seorang atlet untuk meraih penampilan yang apik.


Pola makan bagi atlet juga memegang peran penting agar kemampuan atlet untuk berkompetisi berada pada posisi puncak. Walaupun jenis makanan yang dikonsumsi para atlet penting bagi peningkatan performa atlet, waktu makan juga sama pentingnya, karena makanan memberi energi bagi tubuh saat latihan yang intens dan membantu tubuh untuk pulih setelahnya. Sementara pola makan yang seimbang memberi nutrisi yang bervariasi penting. Pola makan atlet lebih berfokus pada karbohidrat yang menyediakan energi.


Sebelum Latihan


Makanan yang dikonsumsi sebelum latihan menentukan performa atlet. Makanan yang dimakan tepat sebelum latihan akan mencegah rasa lapar. Namun, energi yang digunakan saat latihan biasanya berasal dari makanan yang dimakan beberapa hari sebelum latihan. Atlet mengonsumsi makanan yang tinggi energi, berfokus pada karbohidrat.


Makanan yang tinggi karbohidrat diantaranya ialah roti, pasta, nasi, dan sereal lainnya. Menurut Olympic Training Center (Pusat Latihan Olimpik) di Colorado, atlet lebih tahan untuk latihan lebih lama apabila mereka mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Makanan yang kaya akan karbohidrat direkomendasikan untuk dikonsumsi kira-kira empat jam sebelum latihan.


Namun, tujuan utama pola makan atlet adalah untuk menyediakan energi tanpa menyebabkan masalah pencernaan, bermacam-macam kombinasi makanan telah dicoba untuk menentukan pola makan seperti apa yang bekerja paling baik untuk setiap atlet.


Selama Latihan


Makanan yang dikonsumsi atlet selama latihan adalah makanan yang tinggi karbohidrat yang mudah dicerna tubuh. Idealnya, atlet mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan tinggi karbohidrat, seperti buah-buahan. Latihan yang berlangsung lebih lama dari 90 menit, nutrisi tambahan selama latihan tidak diperlukan, karena tubuh menggunakan energi yang tersimpan dalam tubuh.


Setelah Latihan


Pola makan atlet setelah latihan sangat penting karena dapat membantu pemulihan tubuh. Prioritas utama adalah untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama latihan. Karbohidrat sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 15 menit setelah latihan. Makanan ideal untuk dikonsumsi setelah latihan mencakup jus buah dan sayur.


Makanan setelah latihan mencakup makanan yang mengandung karbohidrat dan protein, pasta, roti, dan sereal lainnya yang dikombinasikan dengan daging tanpa lemak atau sumber protein lainnya. The University of Iowa menganjurkan untuk mengonsumsi protein dan karbohidrat dengan rasio 1:4, karena rasio ini terbukti meningkatkan pemulihan otot dan memulihkan kadar glukosa dalam tubuh.


Walaupun karbohidrat merupakan sumber energi utama dalam makanan atlet, variasi jenis makanan yang menyusun makanan dengan gizi seimbang juga tidak kalah pentingnya. Lemak menyediakan energi bagi tubuh setelah karbohidrat habis, oleh karena itu lemak sehat merupakan makanan yang penting bagi atlet.


Protein membantu menyusun kembali otot dan merupakan bagian penting dari makanan setelah latihan. Walau vitamin dan mineral memberikan keuntungan penting bagi tubuh, pola makan atlet yang dengan gizi seimbang biasanya telah mengandung nurisi ini.



(Berbagai sumber)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.