Polandia seru Putin katakan yang sebenarnya pada peringatan Perang Dunia Kedua di Israel

WARSAW, Polandia (AP) - Polandia pada Selasa meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menahan diri memanfaatkan korban Perang Dunia II dan Holocaust untuk tujuan politik saat ini dan menunjuk dokumen masa perang di mana pemerintah Polandia meminta Sekutu menyelamatkan warga Yahudi.

Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Szymon Szynkowski vel Sek mengajukan permohonan itu sebelum sebuah konferensi di Israel pekan ini untuk memperingati 75 tahun pasukan Soviet membebaskan kamp kematian Nazi Jerman di Auschwitz-Birkenau.

Putin, yang akan menjadi salah satu pembicara utama, baru-baru ini menuduh Polandia bertanggung jawab atas perang dunia itu dan menuding pemerintah Polandia saat itu anti-Semitisme. Presiden Polandia Andrzej Duda memutuskan untuk memboikot konferensi tersebut dengan alasan dia tidak ditawari kesempatan untuk berbicara.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan TV pemerintah Israel, Duda mengatakan bahwa Putin secara sadar menyebarkan kebohongan tentang sejarah.

"Dengan cara ini dia berusaha menghapus tanggung jawab Rusia di bawah kekuasaan (Josef) Stalin dalam memulai Perang Dunia II bersama-sama dengan Jerman pimpinan Hitler," kata Duda dalam komentar yang disiarkan Senin.

Szynkowski vel Sek berkata pada Selasa bahwa jika distorsi dan tuduhan tak benar itu diulang-ulang dalam konferensi itu di Yerusalem pada Kamis, Polandia akan menunjukkan dokumen-dokumen dan fakta-fakta sejarah untuk melawan semua itu.

Dia menunjuk upaya gerakan perlawanan Polandia dan pemerintah pengasingan di London dalam mengumpulkan dan berbagi dengan para pemimpin dunia mengenai fakta-fakta pemusnahan massal warga Yahudi oleh tentara pendudukan Nazi Jerman. Salah satu dokumen tersebut adalah laporan Polandia mengenai pemusnahan warga Yahudi yang diterima berbagai pemimpin pemerintahan dunia pada 1942 ketika Auschwitz-Birkenau masih beroperasi.

Dia menyebut Jan Karski, yang memberikan kesaksian tangan pertamanya dari Ghetto Warsawa kepada Presiden AS Franklin D. Roosevelt pada 1943, dan Kapten Witold Pilecki, yang mengajukan diri menjadi relawan guna dibawa oleh Nazi ke Auschwitz-Birkenau untuk kemudian menjadi saksi kekejaman.

Dari 1940 sampai 1945, sekitar 1,1 juta orang, kebanyakan warga Yahudi dari seluruh Eropa, tetapi juga warga Polandia, Roma, dan tawanan perang Rusia, dibunuh di kamp tersebut.

Pada Senin, peringatan yang dihadiri para pemimpin dan penyintas asing itu akan berlangsung di Auschwitz-Birkenau Memorial untuk memperingati 75 tahun pembebasannya oleh pasukan Soviet.

Perang Dunia II dimulai pada 1939 dengan invasi militer Nazi Jerman ke Polandia yang dua pekan kemudian diikuti oleh invasi Soviet.