Polantas yang Viral Minta Jatah Sekarung Bawang Dicopot

·Bacaan 1 menit
Polantas membuat surat tilang untuk pengendara motor ketika berlangsungnya Operasi Patuh Jaya 2018 di ruas Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Jumat (27/4). Razia ini berlangsung selama 14 hari, dari 26 April sampai 5 Mei 2018. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video viral memperlihatkan oknum anggota polisi lalu lintas (polantas) meminta jatah sekarung bawang ke pelanggar lalu lintas berbuntut panjang. Anggota Satlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta, berinisial Aiptu PDH itu dicopot dari jabatan.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya dan langsung dicabut ditarik dipindahtugaskan jadi bintara, sementara ini bintara Yanma," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Yusri menerangkan, Aiptu PDH sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dalam hal ini Yusri kembali menggulang pernyataan Kapolda Metro Jaya, bahwa anggota yang melanggar akan ditindak tegas.

"Kita akan proses secara tegas, kapolda sudah menyampaikan," ucap dia.

Sebelumnya beredar rekaman berdurasi 31 detik menampilkan anggota polisi lalu lintas yang sedang berdiri. Ia mengenakan seragam polisi lengkap dengan rompi hijau.

Di sampingnya persis terpakir sepeda motor matic. Terlihat juga sekarung bawang.

Enggak Mau Uang, Maunya Bawang

Sementara itu perekam video juga menyorot rekannya dan merapikan tali. Saat itulah, rekannya berbicara situasi yang dialaminya.

"Aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintai satu karung bawang. Nih bos polisi, tolong rekan-rekan bantu kondisi saya. Nih saya dimintai satu karung. Di kasih Rp 100 ribu enggak mau, mintanya satu karung bawang. Plat Nomor A*****," seperti dikutip, Selasa (21/11/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel