Polda Aceh Endus Perambahan Hutan Ilegal di Proyek Jalan Jantho-Lamno

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyebut di sepanjang jalur proyek jalan lintas Jantho-Lamno, diduga terjadi perambahan hutan dan penguasaan lahan secara ilegal. Polisi turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

Tim gabungan Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya, Dirreskrimum Kombes Ade Harianto, petugas DLHK Provinsi Aceh, serta petugas dari Balai Gakkum LHK telah meninjau lokasi dugaan perambahan hutan dan penguasaan lahan ini, pada Rabu (9/11).

"Peninjauan dilakukan menggunakan helikopter," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy.

Winardy menyebut, tim gabungan mengecek lokasi dugaan perambahan hutan di jalan Jantho-Lamno itu, usai rapat koordinasi Satgas Hutan Lestari yang dipimpin Asisten II Provinsi Aceh, sehari sebelumnya.

Dalam rapat tersebut membahas dugaan adanya penebangan pohon secara liar, perambahan hutan, serta penguasaan lahan tanpa hak di proyek jalan yang menghubungkan dua kabupaten di Aceh itu, yakni Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Winardy berharap, untuk antisipasi sementara meluasnya perambahan hutan di kawasan tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat melapor jika mengetahui adanya aktivitas ilegal di jalan Jantho-Lamno itu.

"Informasi dapat disampaikan melalui nomor telepon 110 atau mengirim pesan WhatsApp Pengaduan Posko Presisi Reskrim Polda Aceh 081219118590," sebutnya. [cob]