Polda Aceh kirim 210 Brimob untuk pengamanan KTT G20

Kepolisian Daerah Aceh mengirim 210 personel Satuan Brimob untuk melaksanakan tugas bawah kendali operasi (BKO) guna mendukung pengamanan KTT G20 di Bali.

Pelepasan dan keberangkatan personel Brimob tersebut berlangsung upacara dipimpin Kepala Polda Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Haydar, di Banda Aceh, Selasa.

Ia mengatakan pemberangkatan 210 personel polisi dari sana itu kepercayaan pimpinan Polri terhadap Polda Aceh. Di mana pimpinan Polri percaya dan yakin personel Brimob Polda Aceh mampu melaksanakan pengamanan KTT G20 di Bali.

Baca juga: Satpol PP Bali patroli khusus dua kali sehari selama G20

"Karena itu, kami mengingatkan personel Brimob yang BKO ke Polda Bali tersebut agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Penugasan ini merupakan kepercayaan. Dan ini merupakan tugas besar berskala internasional," kata Haydar.

Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan Polri menyiapkan pengamanan ketat penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi internasional tersebut yang diikuti para pimpinan negara-negara di dunia.

Oleh karena itu, dia meminta personel Brimob Polda Aceh menjaga kehormatan dan kepercayaan dalam menjalankan tugas pengamanan dan penyelenggaraan KTT G20.

Baca juga: Jelang KTT G20, PLN Pamerkan 2 PLTS dan 33 PV Rooftop di Bali

"Jangan sampai ada kesalahan sekecil apa pun. Kehadiran Polri, khususnya personel Brimob Polda Aceh menjamin kelancaran dan keamanan KTT G20 di wilayah hukum Polda Bali," kata dia.

Kepada personel Brimob Polda Aceh, dia berpesan untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Tuhan. Serta menjaga diri pribadi dan kelompok serta menjalankan tugas penuh tanggung jawab, disiplin, dan taat aturan.

Selanjutnya, menjaga nama baik pimpinan Polri dan Polda Aceh. Serta mematuhi standar operasional prosedur dan peka terhadap perkembangan situasi di wilayah tugas.

Baca juga: Personel Ditlantas Polda Sultra BKO Polda Bali mengamankan KTT G20

"Selalu menjaga kesehatan dan membangun soliditas, solidaritas, dan semangat juang menghadapi tugas. Serta hindari pelanggaran sekecil apa pun yang bisa mencoreng nama baik kesatuan," kata dia.