Polda Ambil Alih Kasus di Rumah Adiguna Sutowo

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus perusakan rumah istri kedua Adiguna Sutowo, Vika Dewiyani, oleh seorang wanita berinisial F telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. "Telah dilimpahkan kemarin," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Markas Polda Metro Jaya pada Rabu, 30 Oktober 2013.

Menurut Rikwanto, kasus tersebut telah menarik perhatian masyarakat dan media yang besar. Penuntasan kasus tersebut juga telah memakan energi yang cukup banyak dari Polres Jakarta Timur.

Rikwanto menuturkan bahwa banyak kasus di Polres Jakarta Timur yang harus diselesaikan dengan segera. "Agar lebih fokus, maka kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Metro Jaya," kata Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, rumah istri kedua Adiguna Sutowo, Vika Dewayani, dirusak oleh seorang perempuan berinisial F. Melalui keterangan saksi, diketahui F menabrakkan mobil Mercedes Benz benomor polisi B 712 NDR ke pagar rumah Vika di Pulomas Barat Blok D2 Nomor 2, Jakarta Timur. Mobil yang dikemudikan oleh F tersebut merupakan milik Adiguna yang terdaftar atas nama istri pertamanya, Indriyani.

Namun, Adiguna Sutowo mengatakan bahwa dirinya sendiri yang telah menabrak pagar rumahnya di Pulomas Barat Blok D2 Nomor 2, Jakarta Timur. "Rumah, rumah gue, mau gue tabrak, mau gue bakar, enggak ada yang dirugiin," kata Adiguna kepada wartawan, Senin, 28 Oktober 2013. (Baca: Perusakan Rumah Adiguna, Pacar Vs Istri Kedua?)

RIZKI PUSPITA SARI|JULI

Topik Terhangat:

Prabowo Subianto | FPI Geruduk Lurah Susan | Misteri Bunda Putri | Dinasti Banten | Suap Akil Mochtar

Berita Terpopuler:

Bajak Laut Somalia Takut Lagu Britney Spears 

Beredar Foto Bugil Polwan, Polda Lampung Geger 

Prabowo: Saya Pendekar Siap Mati 

Suami Airin Punya `Tim Samurai` di DPRD Banten 

Begini Modus Suap untuk Pejabat Bea Cukai

Ini Perjalanan Karier Heru Sulastyono di Bea Cukai

Adiguna Sutowo dan Jejaring Bisnisnya  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.