Polda Bali ungkap pelaku pencurian barang milik beberapa hotel

Kepolisian Daerah Bali melalui Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) mengungkap empat orang pelaku pencurian barang milik beberapa hotel di Bali.

"Empat pelaku ini beroperasi di lima tempat yang berbeda yang menimbulkan kerugian sekitar Rp1,2 miliar," kata wakil Direktur Kriminal Umum Polda Bali AKBP Suratno di Denpasar, Bali, Kamis.

Adapun identitas empat orang pelaku yakni Rismanto (37), Heri Susilo (35), Masduki (36), Adi Saputro (24) dan satunya masih dalam daftar pencarian orang berinisial JO.

Wadireskrimum Polda Bali juga mengungkapkan fakta bahwa keempat pelaku melakukan perbuatan yang sama dalam waktu dan tempat yang berbeda seperti proyek Rumah Sakit Murni Teguh, Tuban, proyek Beach Club yang berlokasi di Jalan Pantai Batubolong, Badung, proyek Hotel Impian, Ubud, proyek perumahan elit Ciputra Tabanan, proyek Rumah Sakit Payangan, Gianyar.

Terakhir para pelaku beroperasi di hotel Patina Ubud, Gianyar, Bali. Suratno mengatakan penangkapan tersangka berawal dari laporan I Wayan Adhi Putra Sanjaya (26) yang bertugas sebagai buruh bangunan di Hotel Patina Ubud, Gianyar, Bali milik PT mustika Adi Perkasa.

Menurut keterangan saksi, kejadian tersebut terjadi pada 9/5/2022 pukul 01.00 Wita di areal proyek Hotel Patina Jalan Bisma no 31 Ubud, Gianyar.

Berdasarkan laporan nomor LP/B/17/2022/SPKT/Polsek Ubud/Polres Gianyar/Polda Bali tanggal 11 Mei 2022, Polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku pencurian tersebut.

Suratno menceritakan saksi yang pertama kali menemukan bahwa pintu kamar hotel sudah rusak dan beberapa barang sanitasi yang akan dipasang dalam kamar sudah hilang. Berdasarkan hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV) terlihat pada pukul 01.00, keempat pelaku melakukan aksi pencurian tersebut. Pegawai hotel pun melaporkan peristiwa itu pada 11 Mei 2022.

"Modusnya adalah salah satu pelaku ada mantan pekerja di hotel tersebut sambil kerja sambil mengawasi. Ketika dia sudah tidak bekerja di situ kemudian datang bersama-sama temannya melakukan pencurian," kata Wadirkrimun Polda Bali.

Lebih lanjut dia menjelaskan pelaku masuk ke dalam areal proyek hotel melalui pagar belakang, lalu merusak pintu kamar hotel dan mengambil barang-barang yang berada di dalam kamar tersebut.

Polisi yang menerima laporan tanggal 11 Mei 2022 langsung melakukan penyelidikan terkait lokasi tersangka pencurian tersebut. Hasil penyelidikan Resmob Ditreskrimum Polda Bali diketahui pelaku tinggal di wilayah Sidakarya. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi ternyata benar bahwa kelima pelaku berada di sebuah ruko yang berada di jalan Tukad Balian, Sidakarya, Denpasar.

Pelaku yang tertangkap mengakui telah melakukan aksi pencurian di wilayah Hotel Patina. Barang-barang tersebut dijual kepada seseorang atas nama Afui di Jakarta yang dikirim melalui seorang kurir, sementara pembayarannya ditransfer melalui rekening BCA atas nama Rismanto.

Dalam kasus tersebut Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah mobil Inova reborn, kipas angin, beberapa pakaian dan plat palsu.

Kelima tersangka dikenai pidana tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel