Polda Banten ingatkan pemudik waspadai lokasi rawan kecelakaan

·Bacaan 1 menit

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengingatkan para pengendara atau pemudik untuk mewaspadai lokasi-lokasi tertentu yang rawan macet dan rawan kecelakaan terutama di jalan tol Tangerang-Merak.

"Terdapat 13 pintu tol di wilayah hukum Polda Banten di antaranya Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Timur, Balaraja Barat, Cikande, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat dan Merak yang nantinya akan menjadi akses jalan untuk pemudik," kata Shinto di Tangerang, Selasa.

Shinto mengatakan, di Jalan Tol Tangerang-Merak terdapat 2 rest area atau tempat beristirahat yaitu di KM 43 A,B dan KM 68 A,B "KM A merupakan jalan ke arah Merak.

Sedangkan KM B arah Tangerang, rest area di KM 43A berkapasitas parkir mobil pribadi sebanyak 230 unit, truk atau bus sebanyak 150 unit, KM 43B kapasitas parkir untuk mobil pribadi dan truk hanya 100 unit.

"Adapun untuk KM 68 A,B memiliki kapasitas mobil pribadi 150 unit dan truk atau bus 120 unit," kata Shinto Silitonga.

Menurutnya, tol Tangerang-Merak memiliki panjang 67 KM dengan jarak tempuh sekitar 48 menit. Adapun rawan macet di Jalan Tol Tangerang-Merak yaitu di Gerbang Tol Cikupa dan Gerbang Tol Merak.

"Sedangkan untuk rawan kecelakaan ada di Jalan Tol KM 87 dan KM 97 diakibatkan jalan yang tidak rata atau bergelombang, maka tetap waspada dan berhati-hati, cek kelaikan kendaraan sebelum berangkat mudik," kata Shinto.

Shinto mengatakan, bagi pengendara yang ingin mudik, dapat beristirahat di rest area KM 43 dan KM 68, termasuk layanan vaksinasi booster yang disediakan oleh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Polda Banten.

Baca juga: Polda Banten siapkan 18 kapal patroli amankan arus mudik lebaran

Baca juga: Polri siapkan 2.702 posko amankan Mudik Lebaran 2022

Baca juga: PMI siagakan ratusan ambulans pada musim mudik dan balik Lebaran 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel