Polda DIY minta suporter Persis tak diberikan tiket menonton di Sleman

Polda DIY meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak memberikan kuota tiket menonton bagi para suporter Persis Solo saat laga PSS Sleman melawan Persis Solo pada pekan kesembilan BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (10/9) malam.

"Minta kepada PT LIB berkoordinasi dengan LOC (panitia pelaksana pertandingan lokal) PSS, LOC Persis, LOC PSIM, LOC PSCS untuk tidak memberikan kuota menonton di Stadion Maguwo dan Sultan Agung bagi suporter Persis dan Supoter PSCS," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Yogyakarta, Selasa.

Permohonan Polda DIY itu disampaikan melalui surat nomor: B/2793/VIII/PAM.3.3/2022/ROOPS yang dilayangkan kepada PT LIB.

Menurut Yuliyanto, permintaan itu untuk mengantisipasi dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DIY.

Baca juga: Wabup Sleman berharap jam main Liga 1 tidak terlalu malam

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS Rangga Rudwino mengaku telah menerima surat dari LIB yang isinya mengabulkan permohonan Polda DIY tersebut.

"Kami telah menerima surat dari LIB mengenai permohonan Polda DIY yang telah dikabulkan untuk tidak memberikan kuota penonton kepada suporter Persis Solo," ujar Rangga.

Terkait hal itu, menurut dia, PSS juga sudah bersurat kepada tim Persis untuk melakukan koordinasi.

"Kami sangat berharap kepada seluruh pendukung Persis untuk menerima hal ini dan tidak memaksakan untuk datang ke stadion dan menonton dari rumah," kata dia.

Baca juga: Pemkab Sleman beri uang duka keluarga suporter PSS korban penganiayaan

Ia sangat mengapresiasi sikap suporter Persis yang menyampaikan belasungkawa kepada suporter PSS ketika laga melawan PSIS Semarang pekan lalu.

"Saya juga sangat mengapresiasi suporter Persis yang memasang banner belasungkawa kepada salah satu keluarga kami ketika laga melawan PSIS pekan lalu. Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia," tutur dia.

Rangga berharap peniadaan kuota suporter tim tamu tidak merenggangkan persaudaraan antara suporter PSS dan Persis karena keputusan itu demi kepentingan dan keselamatan semua.

"Saya berharap semoga hal ini dapat diterima oleh seluruh suporter Persis. Kami juga meminta maaf karena belum bisa menerima suporter Persis karena kondisi yang ada saat ini. Semoga kita semua bisa bersua dalam kondisi yang lebih baik dari sekarang," kata dia.

Baca juga: Arema FC minta suporter hentikan aksi yang memicu sanksi