Polda Jabar ungkap penipuan www.pandawainvesta.com

MERDEKA.COM. Direktorat Reskrimsus Polda Jabar mengungkap kasus penipuan melalui media online berkedok investasi. HM, pelaku sejak beroperasi November 2012 lalu telah menjaring investor sebanyak 338 orang dan uang yang sudah diinvestasikan sebesar Rp 40 milyar.

Sedangkan pelaku MRF saat ini masih dalam pengejaran.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, pelaku melakukan penipuan dengan menggunakan alamat website www.pandawainvesta.com. Modusnya korban diajak menanamkan uangnya dalam investasi Forex.

"Namun pada kenyataanya keuntungan yang dijanjikan justru tidak terpenuhi sama sekali," kata Martinus, Jumat (15/3).

Dia menambahkan pelaku menjanjikan korban mendapatkan keuntungan sebesar 50%, 70%, 100% bahkan 300% dari yang diinvestasikan.

"Katanya semakin besar dana yg diinvestasikan, semakin besar keuntungan yang dijanjikan," jelasnya.

Kini kata Martinus, pihaknya masih mendalami kasus tersebut juga melakukan pengejaran.

Menurutnya pelaku dijerat Pasal 28 ayat 1 UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, perihal menyebar berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen.

"Ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp1 milyar," katanya. Pelaku juga bisa dijerat Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

  Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.