Polda Metro Bakal Buru Travel Gelap Jelang Idul Adha Lewat Operasi Khusus

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak menggunakan agen perjalan tak resmi atau travel gelap antarkota jelang Idul Adha.

Sambodo menjelaskan, travel gelap adalah mobil berpelat hitam yang membawa penumpang secara ilegal.

"Kami akan melaksanakan operasi khusus terhadap travel gelap. Ini bagian dari imbauan," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/7/2021).

Sambodo menegaskan, jika nanti ada masyarakat kedapatan menaiki travel gelap, maka anggotanya tidak akan segan mengamankan mereka.

"Karena bisa saja setelah ini kita amankan para penumpang yang beralih menaiki travel gelap," jelas Sambodo.

Dia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, polisi akan menggelar operasi terhadap travel gelap. Karenanya dia meminta kepada masyarakat untuk menggunakan agen perjalanan resmi dan bukan kendaraan ilegal jika hendak berpergian ke luar kota.

"Dalam beberapa hari kita akan melaksanakan operasi travel gelap. Jadi silakan teman-teman hendak melakukan perjalanan mengurungkan niatnya menggunakan travel gelap. Silakan menggunakan kendaraan melalui termimal resmi yang telah ditetapkan pemerintah," Sambodo menandasi.

Jalan Tol di Jabar dan Jatim Ditutup

Sebagai informasi, perjalanan melalui terminal resmi digunakan untuk mencegah adanya penularan virus Covid-19. Sebab melaui terminal tersebut, sudah disediakan petugas Satgas yang akan memeriksa kelengkapan calo penumpang sebelum melakukan perjalanan antar kota.

Selain itu, menjelang Idul Adha, semua jalan tol menuju Jawa Barat hingga Jawa Timur ditutup dan dilaksanakan penyekatan pemeriksaan terhadap semua kendaraan.

Hanya kendaraan yang esensial, kritikal dan mempunyai syarat pekerjaan saja yang bisa melintasi titik penyekatan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel