Polda Metro Cari Pengendara Pawai Bendera Khilafah di Cawang Jaktim

Merdeka.com - Merdeka.com - Jagat media sosial dihebohkan terkait adanya video yang merekam kegiatan konvoi para pengendara motor yang membawa poster bertuliskan 'Kebangkitan Khilafah' dengan disertai bendera bertuliskan bahasa arab.

Terkait video tersebut, Polda Metro Jaya menyatakan jika kegiatan itu dilarang. Karena tidak sesuai dengan aturan maupun dasar negara Indonesia yang bukan merupakan Khilafah.

"Tidak dibenarkan karena ini tidak sesuai dengan ketentuan peraturan dan juga apa yang menjadi ketentuan dalam perundang-undangan kita bahwa bangsa Indonesia ini bukan berdasar khilafah," kata Kabid Humas Polda Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (30/5).

Zulpan pun mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami terkait video itu yang disebut di berlangsung di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Minggu (29/5) sekitar pukul 09.14 Wib.

"Jadi Polda Metro Jaya tentunya akan mendalami video tersebut karena kita sudah mendapat data itu terjadi di daerah Jakarta Timur," katanya.

"Kami akan mencari data dulu terhadap pengendara yang nampak dalam video tersebut tentunya kami juga akan memanggil mereka," tambahnya.

Zulpan mengatakan apabila pihaknya sudah mengantongi orang-orang yang mengikuti aksi pawai tersebut. Polisi akan segera memanggil mereka untuk kemudian diberikan edukasi.

"Kami juga akan menanyakan maksud tujuan. Memberikan edukasi kepada mereka agar tidak menyimpang," tuturnya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel