Polda Metro Jaya Akan Rutin Patroli SOTR karena Rawan Tawuran

Daurina Lestari, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran, menyebut sahur on the road (SOTR) riskan memancing tawuran. Untuk itu, pihaknya tidak akan memberi cela agar SOTR tidak terjadi.

"Perilaku berkelompok rawan terhadap terjadinya tindak pidana tawuran," ucapnya kepada wartawan, Minggu 18 April 2021.

Dia menegaskan jajarannya akan rutin melakukan patroli guna mencegahnya. Kata Fadil, edukasi ke masyarakat yang masih nekat melakukan SOTR akan dikedepankan, tapi tindakan tegas akan diambil apabila mereka tidak menggubrisnya.

"Pentingnya membangun situasi yang tertib dan situasi yang damai di dalam bulan suci Ramadhan," katanya.

Lebih lanjut Fadil mengaku pihaknya hendak menciptakan suasana tenang di bulan Ramadan lewat Operasi Keselamatan Jaya 2021 yang mereka lakukan. Terlebih untuk pengemudi roda dua dengan knalpot bising disebutnya tidak akan ada negosiasi. Sebab, menurutnya mereka mengganggu ibadah umat muslim di malam hari.

"Agar saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah puasa bisa melaksanakannya dengan khusyuk. Pentingnya keselamatan dan pentingnya membangun situasi yang tertib, damai, di dalam bulan suci Ramadhan. Kalau kita beristirahat dengan situasi tenang saya kira akan berbeda, kita beribadah tanpa ada suara knalpot yang bising juga akan berbeda," katanya lagi.