Polda Metro Jaya bekuk penculik pengusaha asal Yogyakarta

MERDEKA.COM. Petugas Polda Metro Jaya meringkus pelaku penculikan terhadap pengusaha asal Yogya bernama Endro Atmoko. Pengusaha yang menjadi korban tersebut disekap selama enam hari di daerah Bekasi, Jawa Barat.

"Petugas sudah menangkap dua dari empat orang pelaku," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi, Herry Heryawan,di Jakarta, Sabtu (19/10).

Sedangkan Kepala Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi, Jeri Reymond Siagian, mengatakan, pihaknya menangkap dua pelaku penculikan dan penyekapan berinisial BD alias Kayun dan SH alias Yoyo.

"Keduanya ditangkap pada hari Sabtu (19/10) pagi," tegas Jeri.

Menurutnya, polisi menerima laporan dugaan penculikan dan penyekapan dari keluarga Endro Atmoko pada tanggal 15 Oktober 2013. Pelaku mengajak bertemu korban di sekitar masjid kawasan Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada tanggal 14 Oktober 2013.

Kemudian, pelaku menculik korban menggunakan mobil ke rumah salah satu tersangka di daerah Bekasi dengan ancaman senjata api mainan. Para pelaku menyekap, memborgol tangan dan menutup mata korban menggunakan lakban dan menganiaya, bahkan mengambil uang korban.

Motif kasus penculikan tersebut, jelas Jeri, diduga korban memiliki utang sebesar Rp 4,9 miliar kepada pelaku berinisial BT. Tersangka BT memberikan uang sebesar Rp 4,9 miliar untuk tim sukses Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Bekasi kepada Endro.

Diduga pemberian uang tersebut untuk mendapatkan jatah tujuh persen dari anggaran melalui proyek di pemerintah daerah bekasi setelah terpilih jadi bupati. Namun, tidak ada realisasinya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.