Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penggelapan Puluhan Mobil Rental

·Bacaan 2 menit
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers penangkapan drummer band J-Rocks Anton Rudi Kelces di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (22/8/2020). Anton J-Rocks ditangkap atas kepemilikan ganja di kediamannya, Serpong. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Polda Metro Jaya menangkap para pelaku yang menggelapkan puluhan mobil rental dan kredit. Total ada tiga puluh unit kendaraan yang diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, total ada empat pelaku yang ditangkap. Salah satunya seorang wanita berinisal NS yang merupakan otak dari kejadian ini.

"NS sudah diamankan," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (24/5/2021).

Dia menjelaskan, modus NS biasanya berpura-pura akan menyewa mobil, salah satu contoh kasusnya yang bersangkutan meminjam unit kendaraan selama sebulan sebelum akhirnya menjual kendaraan tersebut.

"Contohnya korban yang satu ini waktu itu dirental selama sebulan dengan bayaran Rp 6 juta dengan kurun waktu berapa hari mobil sudah dijual," kata Yusri.

Selain itu, NS juga menipu orang yang kesulitan membayar cicilan mobil. Oleh pelaku mobul dibeli dan dijanjikan untuk dilunasi sisa kreditnya. Namun, niat itu tak dilakukannya.

"Pelaku malah menjual ke orang lain dengan mengambil keuntungan," ungkap Yusri.

Pengakuannya, NS sudah beraksi sejak Oktober 2020. Selama itu, sebanyak 50 unit mobil berhasil dibawa kabur.

"Ada tiga puluh unit kendaraan roda empat yang disita. Tapi diperkirakan ada 20 unit kendaraan lagi masih di luar dan sedang didatakan penyidik untuk diambil sebagai barang bukti," ucap dia.

Yusri menyebut, NS pintar dalam mengakali orang yang hendak membeli mobil yang dicurinya. Terutama soal surat-surat kendaraan. "Janjinya kepada pembali baru kendaraan dan STNK, sementara BPKB menyusul," jelasnya.

Yusri menerangkan, kasus ini terungkap dari hasil monitoring Ditreskrimum Polda Metro Jaya di media sosial. Saat itu, terdapat akun yang menawarkan mobil dengan harga miring.

"Dia gunakan akun palsu untuk jual mobil dengan harga di bawah pasaran," kata Yusri.

Cara Polisi Menangkap

Yusri menjelaskan salah satu penyidik menyamar menjadi seorang pembeli. Mereka sepakat bertemu dengan penjual di salah satu kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

"Tim janjian sama penjualnya untuk setelah klop di harga Rp 35 juta," ucap dia.

Yusri menerangkan, tiga orang diamankan saat hendak bertranskasi. Mereka adalah T, NJI, dan MRU.

"Dari ketiga orang dengan barang bukti satu unit mobil," ucap dia.

Yusri menerangkan, ketiganya mengaku diperintah oleh NS. Mereka mengaku mendapatkan keuntungan 5 persen dari hasil penjualan.

Saat ini, keempat pelaku sudah diamankan di Polda Metro Jaya. Namun, salah seorang diantaranya harus dibantarkan lantaran terkonfirmasi positif Covid-19. "Ada satu yang sedang dirawat karena Covid-19," tandas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel