Polda Metro Jaya terima 200 pendaftar latihan "street race" di Ancol

·Bacaan 2 menit

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 200 orang telah mendaftar untuk mengikuti latihan balap jalanan bersama komunitas "street race" di Ancol Jakarta Utara, Minggu (16/1).

"Pendaftaran sudah dibuka sejak dua hari lalu dan saat ini sudah lebih dari 200 orang yang mendaftar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis.

Sambodo juga mengingatkan bahwa kegiatan pada akhir pekan ini bukan pertandingan atau turnamen, namun hanya latihan bersama.

"Acara ini tajuknya latihan bersama, jadi bukan kejuaraan," tambahnya.

Sambodo mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah mempersiapkan fitur pengamanan di trek balap bagi para peserta latihan.

Adapun waktu digelarnya latihan "street race" tersebut akan dibahas bersama dengan komunitas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Nanti akan kami atur bersama komunitas. Tapi kami siapkan waktu saat malam hari, misal dari pukul 09.00 WIB sampai 04.00 WIB subuh. Jalan kami tutup silakan mereka laksanakan latihan," kata Sambodo.

Pihak kepolisian juga memastikan peserta latihan mematuhi regulasi dan standar keselamatan yang ditetapkan.

"Tentu dengan syarat-syarat dan standar keselamatan yang diatur dengan komunitas," katanya.

Rencananya latihan bersama itu menggunakan format "drag race" dengan trek sepanjang 500 meter dan 300 meter untuk pengereman.

Sambodo mengatakan sasaran kegiatan ini adalah membentuk wadah bagi para pembalap jalanan untuk membalap dalam situasi terkontrol dengan peningkatan aspek keselamatan.

"Tujuan utamanya adalah kita berupaya agar event seperti ini bisa menghilangkan dan meminimalisir pelaksanaan balap liar di jalan. Kami akan mewadahi mereka di satu tempat dengan meningkatkan faktor keamanan," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sepakat untuk menyelenggarakan balap jalanan di Ancol dalam rangka memfasilitasi para pemilik hobi balap agar tidak terlibat balap liar.

"Kami sepakat Ancol menjadi salah satu pilihan atau akan dijadikan tempat untuk menampung anak muda dalam menyalurkan hobi balapnya dan akan dimulai per tanggal 15 Januari 2021," kata Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap, kegiatan ini bisa menjadi ajang para penggemar "street race" menyalurkan hobinya dan tidak terlibat dalam ajang balap ilegal yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini tingkat balapan yang mengganggu masyarakat tidak ada lagi karena sudah disiapkan jalurnya di Ancol," ujarnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel