Polda Metro pelajari laporan Jessica Iskandar terkait penipuan

Polda Metro Jaya mempelajari laporan dari selebritas Jessica Iskandar terkait dugaan kasus penipuan yang menimpanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Kamis, mengatakan laporan Jessica Iskandar teregistrasi dengan nomor LP/B/2947/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Dia mengatakan kasus itu saat ini tengah dalam proses penyelidikan. "Benar, laporannya sedang dipelajari," kata Zulpan.

Zulpan menambahkan, Jessica Iskandar melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022.

Dia melaporkan CSB atas dugaan pelanggaran di Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan.

Baca juga: Polda Metro Jaya juga terima laporan video asusila mirip Jessica

Berdasarkan laporan itu, kasus tersebut berawal dari rencana bisnis penitipan mobil yang dilakukan Jessica Iskandar dengan terlapor pria inisial CSB.

Awalnya, Jessica Iskandar menitipkan mobilnya kepada terlapor untuk nantinya disewakan.

"Berawal dari korban menitipkan mobil kepada terlapor yang menjanjikan mobil tersebut akan disewakan kepada orang lain," ujar Zulpan.

Seiring berjalannya waktu, terlapor CSB lalu menawarkan Jessica Iskandar terkait bisnis sewa mobil.

Dia meminta sejumlah uang kepada Jessica untuk nantinya dibelikan mobil.

Baca juga: Artis kena tipu Rp75 juta oknum pengaku utusan presiden

Jessica Iskandar pun setuju.

Dia lalu mengirimkan sejumlah uang kepada terlapor hingga hampir mencapai Rp10 miliar.

"Korban memberikan uang kepada terlapor Rp9,8 miliar," tutur Zulpan.

Namun, apa yang dijanjikan pelaku mengenai bisnis penyewaan mobil itu tidak sesuai kenyataan.

Pihak Jessica menganggap terlapor tidak memiliki itikad baik terkait nasib uang yang telah dikirimkannya.

Baca juga: Artis Angle Lelga jalani pemeriksaan di Polrestro Jakarta Selatan

"Korban juga mengetahui bahwa surat-surat dari mobil tersebut sudah tidak ada, lalu mobil juga ada yang sudah diambil orang lain," kata Zulpan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel