Polda Metro Tambah Ruas Jalan yang Disekat Saat PPKM Darurat Jadi 72 Titik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aparat kepolisian terus berupaya maksimal mendukung kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan laju penularan Covid-19. Salah satunya dengan menerapkan penyekatan jalan untuk mengurangi mobilitas warga.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya kini menambah jumlah ruas jalan yang disekat dari semula 63 titik, sekarang menjadi 72 titik. Hal itu disampaikan Hendro dalam konferensi pers virtual terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, Senin (5/7/2021).

"Penyekatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya ada 72 titik yaitu 5 di gerbang tol, 9 di exit tol, 19 titik di batas kota, dan 39 titik di jalur utama," kata dia.

Lebih lanjut, Hendro merinci 72 titik tersebut, 37 di antaranya merupakan pembatasan mobilitas dan penyekatan masyarakat yang akan masuk ke Jakarta baik di wilayah Kota Tangerang, Depok, mmaupun Bekasi.

"Tentu setiap titik jumlahnya berbeda-beda antara 30 personel sampai 50 personel," ujar dia.

Hendro menyampaikan, bahwa Polda Metro Jaya dibantu Kodam Jaya dan Satpol PP DKI Jakarta di dalam menjaga area penyekatan.

"Totalnya 1.898 personel, baik dari Polda Metro Jaya, TNI dan Pemda," ucap dia.

Kepadatan Kendaraan di Pos Penyekatan PPKM Darurat

Pengendara sepeda motor memutar arah saat penyekatan PPKM Darurat di kawasan Lampiri, Kalimalang, Jakarta, Senin (5/7/2021). Petugas gabungan mengerahkan kendaraan taktis milik TNI dan Polri untuk menutup Jalan Raya Kalimalang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengendara sepeda motor memutar arah saat penyekatan PPKM Darurat di kawasan Lampiri, Kalimalang, Jakarta, Senin (5/7/2021). Petugas gabungan mengerahkan kendaraan taktis milik TNI dan Polri untuk menutup Jalan Raya Kalimalang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Hendro menyampaikan hasil evaluasi di 35 titik penyekatan di Jakarta maupun Depok,Bekasi, dan Tangerang Kota pada hari ketiga PPKM Darurat.

Diakuinya, terdapat penumpukan kendaraan di setiap titik terutama yang akan masuk ke Jakarta. Dalam mengatasi hal tersebut, Hendro menyampaikan, pihaknya masih memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Kami jelaskan sektor-sektor kritikal esensial yang boleh masuk ke dalam area-area penyekatan dan juga memberikan informasi kepada masyarakat bahwa masyarakat dengan melewati titik penyekatan tersebut maka dia telah memasuki daerah PPKM darurat," ucap dia.

Hendro mengatakan, pihaknya mengutamakan edukasi, imbauan. Sementara tindakan tegas adalah opsi terakhir.

"Itu langkah yang terakhir karena kita menghindari kekerasan dan benturan dengan masyarakat yang masuk ke DKI Jakarta," ucap dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel