Polda Metro Uji Coba Kamera Tilang Elektronik Mobile Akhir Pekan Ini

Lis Yuliawati, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVAKapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menyebutkan, uji coba kamera tilang elektronik atau ETLE mobile akan dilakukan pekan ini. Ada 30 kamera ETLE mobile atau portabel diresmikan Sabtu, 20 Maret 2021.

"Kita akan uji coba ETLE mobile untuk Sabtu dan Minggu khusus yang kebut-kebutan," ujar Fadil, di Markas Polda Metro Jaya, Selasa, 23 Maret 2021.

Nantinya, ETLE mobile akan dipasang pada mobil patroli. Pelanggar lalu lintas seperti pengendara roda dua yang kebut-kebutan tidak akan ditindak di tempat. Tapi tim pemburu yang telah dilengkapi kamera tersembunyi itu yang akan menindak secara tidak langsung.

"Nanti mobil patroli akan ikut dari belakang, nanti akan kami potret, akan identifikasi. Nanti tinggal terima surat cinta dari Direktorat Lalu Lintas apabila melakukan sunday morning (sunmori) dan night ride yang berisiko kepada pengendara yang lain. Ini bukan menebar ancaman, tapi memberitahukan," katanya.

Untuk para pemotor gede (moge) yang melakukan sunmori atau night ride, kata Fadil, tidak dilarang tapi minta dilakukan dengan sopan dan beretika.

Jika tidak sopan, dia memastikan pemotor itu akan dikirim surat tilang. Sebab, menurutnya, Jakarta adalah etalase Indonesia sebagai Ibu Kota negara sehingga harus jadi salah satu cerminan kota yang beradab, berbudaya beretika, terutama dalam ketertiban berlalu lintas.

"Ini program Pak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) yang luar biasa dalam waktu 60 hari beliau menjabat ini sudah kita kerjakan. Pada kesempatan ini saya mengimbau kepada mereka yang masih sering sunmori kemudian night ride yang berisiko, berhentilah. Karena kamera ETLE akan bekerja mengintai Anda," katanya.

Hari ini, Polda Metro Jaya resmi meluncurkan sebanyak 41 ETLE baru. Peluncuran dilakukan serentak di 12 kepolisian daerah (Polda) yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Gedung Korps Lalu Lintas Polri. Sebanyak 41 kamera ETLE itu akan ditempatkan di 10 koridor TransJakarta.

Lalu, tujuh titik di jalan tol yang masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ketujuh kamera di jalan tol itu ada yang menangkap pelanggaran kecepatan kendaraan dan kelebihan muatan. Sementara itu 24 titik lainnya terdapat di dua daerah penyangga, yakni Depok dan Bekasi.

"Jakarta menjadi pelopor ETLE nasional. Kami berharap dengan adanya ETLE ini indeks ketertiban berlalu lintas masyarakat di Jakarta semakin membaik," ujar Fadil.

Lebih lanjut, Fadil mengatakan, peresmian ETLE tambahan ini dalam rangka mewujudkan, melaksanakan dan menegakkan hukum berbasis teknologi atau tilang elektronik, guna meminimalisasi interaksi langsung polisi lalu lintas (polantas) dengan masyarakat.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menambah 60 kamera ETLE tahun ini. Puluhan kamera canggih itu hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.