Polda NTB pastikan scan barcode PeduliLindungi tetap berlaku di WSBK

Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Komisaris Besar Polisi Abu Bakar Tertusi memastikan penerapan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi untuk mencegah penyebaran COVID-19 tetap berlaku di ajang World Superbike (WSBK) 2022.

"Pengecekan COVID-19 di WSBK tetap ada, MGPA (Mandalika Grand Prix Association) memastikan di setiap gate (pintu masuk) akan ada pengecekan melalui aplikasi PeduliLindungi," kata Abu Bakar di Mataram, Rabu.

Selain itu, di setiap gate juga tetap akan ada pemeriksaan barang bawaan para penonton, baik dalam bentuk senjata tajam maupun narkoba.

Pihak panitia pelaksana juga ikut mengawasi perihal barang-barang yang tidak boleh masuk dalam sirkuit, seperti botol minuman dan payung.

"Jadi, pengawasan di pintu masuk masih sama seperti pelaksanaan sebelumnya," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa MGPA sebagai pihak panitia pelaksana kini menyiapkan tiga gate untuk akses masuk penonton ke Sirkuit Mandalika.

MGPA juga telah mengubah nama dari tiga gate tersebut. Untuk gate satu dengan warna merah yang berada di areal depan Sirkuit Mandalika dinamakan "Pertamina".

Gate dua warna biru di areal belakang sirkuit yang berdekatan dengan pesisir pantai, lanjut dia, dinamakan "Pertamax".

"Untuk gate tiga warna hijau yang dekat dengan Hotel Pullman, namanya sekarang 'Enduro'," ujarnya.

Baca juga: Dishub-Organda NTB siapkan 30 unit bus gratis untuk penonton WSBK
Baca juga: NTB matangkan persiapan WSBK Mandalika

Terkait dengan akses penonton untuk bisa masuk areal Sirkuit Mandalika melalui tiga gate tersebut, menurut dia, sudah diatur berbeda.

"Jadi, akses masuk ke gate satu, dua, dan tiga itu sudah dibagi. Untuk yang masuk ke gate satu dan dua, itu harus lewat jalur bypass. Kalau gate tiga itu jalur lama, lewat Bundaran Mong, Masjid Nurul Bilad," katanya menjelaskan.

Untuk penonton yang menuju gate satu dan dua melalui jalur bypass, kata dia, mereka akan dibagi lagi setibanya di Bundaran Sunggung.

"Untuk gate dua, itu jalur yang sekalian bisa untuk nonton festival musik. Areal pesisir pantai itu. Untuk gate satu, tetap jalur depan," katanya.

Abu Bakar menjelaskan bahwa tujuan pihaknya bersama panitia pelaksana membuat jalur kendaraan dengan konsep demikian untuk mencegah kemacetan.

Ajang olahraga balap kategori ekstrem bertaraf internasional ini akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, mulai 11 hingga 13 November 2022.

Kondisi persiapan terkini dikabarkan seluruh logistik kebutuhan balap telah tiba di Sirkuit Mandalika.