Polda Papua Kirim Penyidik ke JGG Jakarta

Jayapura (Antara) - Kepolisian Daerah Papua sudah mengirimkan penyidik ke Jakarta untuk memeriksa dan meminta keterangan dari JGG, mantan Bupati Merauke, terkait dugaan korupsi pengadaan souvenir kulit buaya senilai Rp18,5 miliar.

Direktur Reskrim Khusus Polda Papua Kombes Setyo Budi kepada Antara di Jayapura, Selasa, mengakui pihaknya sudah mengirim dua orang penyidik ke Jakarta untuk meminta keterangan dari mantan Bupati Merauke itu.

"Pemeriksaan terhadap JGG sebatas saksi dari tersangka mantan Wakil Bupati Merauke `W` yang kasusnya saat ini masih ditangani Reskrim Polda Papua," katanya.

Selain penyidik dari Polda Papua, kata Kombes Setyo Budi, Polres Merauke juga mengirimkan tim penyidiknya untuk meminta keterangan dari mantan orang nomor satu di Kabupaten Merauke terkait kasus korupsi dengan tersangka mantan Sekda Kabupaten Merauke drg YR yang kasusnya ditangani Polres Merauke.

Menurut dia, penanganan kasus korupsi yang menimpa para mantan pejabat di Kabupaten Merauke itu ditangani terpisah yakni mantan Bupati Merauke JGG yang ditangani Bareskrim Mabes Polri, mantan Wakil Bupati "W" yang ditangani Reskrim Polda Papua dan mantan Sekda Kabupaten Merauke yang ditangani Polres Merauke.

Para mantan pejabat itu diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pengadaan souvenir kulit buaya, sehingga negara dirugikan sekitar Rp18,49 miliar.

Pengadaan souvenir kulit buaya itu dilakukan sejak tahun 2006 hingga 2010.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.