Polda Papua Sebut Hoaks Warga Boven Digoel Tertembak Polisi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Aparat kepolisian langsung melakukan pengecekan terkait informasi adanya warga di Kabupaten Boven Digoel, Papua, yang tertembak oleh aparat. Kabar itu beredar di media sosial dan sempat trending.

Namun setelah diselidiki lebih jauh, pihak kepolisian memastikan berita itu tidak benar atau hoaks. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, kabar kalau anggota Kepolisian Boven Digoel menembak rakyat bernama Agustino Mindop, tidak benar.

“Postingan tersebut adalah hoaks atau tidak benar, faktanya adalah saudara Agustino Mindop bukan mengalami luka tembak namun luka akibat terjatuh dan terkena bambu saat melarikan diri dari anggota kepolisian setempat,” ujar Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Mapolda Papua, Kamis, 24 Juni 2021.

Baca juga: Bupati Lebak Umumkan Diri Positif COVID-19

Anggota dalam mencari kebenaran informasi tersebut, sempat menuju RSUD Boven Digoel untuk melihat langsung korban. Juga berkoordinasi dengan dokter yang menangani serta bertemu dengan pihak keluarga Agustino Mindop.

“Dari pihak medis membenarkan bahwa saudara Agustino terluka dibagian bawah leher akibat terkena bambu, pernyataan tersebut juga diperkuat dengan pengakuan saudara Agustino Mindop bahwa dirinya terjatuh saat melarikan diri dari pihak keamanan,” jelasnya.

Kamal menjelaskan, bahwa Agustino Mindop adalah salah satu pelaku pemalangan yang terjadi di Jalan Trans Papua samping SD Xaverius, Kabupaten Boven Digoel.

Lanjutnya, Polda Papua melalui Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua akan melakukan penyelidikan terkait dengan pelaku pembuat dan penyebar postingan tersebut.

Kamal mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berit-berita yang belum jelas sumbernya. Jika menerima informasi agar dapat mengecek terlebih dahulu.

“Mari kita bijak dalam bermedia sosial,” katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel