Polda Sulbar Ajak Warga Ikut Vaksinasi Massal dan Berantas Hoaks Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polda Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 di wilayah tersebut.

Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Asmarahadi berharap, kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk mengikuti vaksinasi dan tidak terpengaruh dengan isu-isu hoaks atau informasi bohong terkait vaksinasi.

"Kami mengajak masyarakat agar tidak terpengaruh hoaks yang banyak beredar di media sosial terkait dampak negatif dari vaksinasi Covid-19," kata Asmarahadi dikutip dari Antara, Senin (16/8/2021).

Dalam menggenjot program vaksinasi, sambung Asmarahadi, pihaknya menggandeng sejumlah pihak. Salah satunya elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP).

Ia pun mengapresiasi animo masyarakat Sulbar yang mengikuti vaksinasi massal dalam rangka mendukung program pemerintah dalam upaya mempercepat penanggulangan penyebaran Covid-19.

Ia juga mengungkapkan bahwa vaksinasi massal Covid-19 tersebut merupakan wujud sinergitas dan dukungan dari para pemuda dan mahasiswa dalam menyukseskan program pemerintah percepatan vaksinasi.

"Alhamdulillah animo dari adik-adik mahasiswa sangat tinggi dan ini menandakan sinergitas dan dukungan penuh dalam upaya membebaskan Indonesia dari wabah ini serta membentuk 'herd immunity' atau kekebalan kelompok," ujar Asmarahadi.

Sementara, Kasubdit Sosbud Direktorat Intelkam Polda Sulbar AKBP Muh Rizal menyampaikan, berdasarkan data dari tim Gugus Covid-19, Sulbar memasuki PPKM Level 3.

"Saat ini Sulbar memasuki PPKM level 3 akibat tingginya penderita Covid-19. Saya mewakili Polda Sulbar menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama seluruh peserta dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Sulbar," kata Muh Rizal.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel