Polda Sumbar kerahkan 2.342 personel di Operasi Ketupat Singgalang

·Bacaan 1 menit

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengerahkan 2.342 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2022 untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Senin mengatakan Operasi Ketupat Singgalang ini akan dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022 dan difokuskan di lokasi rawan kemacetan, rawan kecelakaan dan bencana alam.

Polda Sumbar melibatkan personel Polri untuk Polda keseluruhan dan jajarannya adalah 2.268 sedangkan sisanya akan diisi instansi terkait yang dilibatkan mulai dari SAR, kemudian dari badan organisasi lain, dari Satpol PP dan lain sebagainya sehingga total menjadi 2.342 orang.

Polda Sumbar juga menyiapkan pos pengamanan sebanyak 54 unit yang tersebar di seluruh Sumatera Barat dan 34 pos pelayanan dan satu pos terpadu yang ditempatkan di Kota Bukittinggi.

Menurut dia saat Idul Fitri 2022 ini diprediksi jumlah perantau yang datang ke Sumatera Barat akan meningkat karena sudah dua tahun tidak merayakan Idul Fitri di kampung halaman akibat larangan pemerintah karena COVID-19.

Apalagi warga Sumbar yang berada di luar Sumatera Barat lebih banyak daripada yang ada di provinsi itu dan mereka kerap melakukan pulang "basamo" dari daerah perantauan saat lebaran.

"Kita siapkan pos-pos tersebut untuk memberikan mereka lokasi istirahat jika lelah berkendara.Kita imbau perantau agar mengutamakan keselamatan ketika mudik nanti dan berani untuk istirahat ketika lelah berkendara," kata dia

Pihaknya juga tetap memberikan edukasi kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan meski saat ini situasi kasus COVID-19 menurun.

"Kita terus melakukan pengawasan protokol kesehatan kepada masyarakat, baik nanti yang akan melaksanakan shalat Idul Fitri itu akan kita lakukan pengawasan dan juga kepada masyarakat pengguna jalan," kata dia.

Baca juga: Polda Sumbar tingkatkan pengawasan penyakit masyarakat saat Ramadhan
Baca juga: Polisi lepaskan mahasiswa yang diamankan saat demo di DPRD Sumbar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel