Polda Sumut kedatangan 30 personel bintara dari Papua dan Papua Barat

·Bacaan 1 menit

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menerima kedatangan 30 personel Bintara Noken dari Polda Papua Barat dan Polda Papua untuk meningkatkan wawasan dan menambah keterampilan di wilayah hukum Sumut.

"Kedatangan personel Polri itu didampingi Direktur Narkoba Polda Papua Kombes Pol Alfian," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, di Medan, Kamis.

Hadi menyebutkan, tujuan kedatangan personel Polri Papua dan Papua Barat untuk menambah wawasan kebangsaan, meningkatkan kompetensi, dan menambah ilmu kepolisian.

"Personel Polri itu, 14 dari Polda Papua Barat dan 16 dari Polda Papua," ujarnya.

Ia menjelaskan, Bintara Noken berada di Sumut selama 6 bulan. Nantinya mereka akan bersama Bintara Polda Sumut di tengah-tengah masyarakat memberikan penyuluhan babinkamtibmas.

Kemudian, Bintara Noken akan memberitahukan kepada teman-teman mereka di Papua dan Papua Barat.

"Program ini akan rutin dilakukan untuk peningkatan kompetensi dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya pula.

Kabid Humas Polda Sumut mengatakan sebelum turun ke lapangan, Bintara Noken dikarantina terlebih dahulu sesuai ketentuan protokol kesehatan (prokes), sehingga selama berbaur dengan Bintara Polda Sumut, mereka akan bertukar pengalaman.

Bintara Noken juga akan menunjukkan kepada masyarakat bahwa polisi itu baik, memelihara harkamtibmas, menyelesaikan masalah, keluhan masyarakat, mengajak warga tertib, dan mampu memberikan edukasi.

"Selama 6 bulan, Bintara Noken dapat mengimplementasikan wawasan dari Sumut ke Polda Papua Barat dan Polda Papua," demikian Kabid Humas Polda Sumut.
Baca juga: Papua Terkini- 500 personel Brimob Polda Sumut bertugas di Papua '
Baca juga: Tujuh personel Polda Sumut berpartisipasi di PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel