Polemik Bupati dan Wakilnya di Bojonegoro, Begini Sikap PDIP Jatim

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno mengungkapkan, pihaknya akan memberikan pendampingan dan menangani terkait polemik yang terjadi antara Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto atau Wawan dengan Bupati Anna Mu'awanah.

"Ini kita beri pendampingan. Selanjutnya akan kami beri report, tapi hari ini tidak kami ekspos dulu. Karena harus pleno DPD dulu," ujarnya di Kantor DPD PDIP Jatim Jalan Kendangsari, Surabaya, Senin (27/9/2021).

Untari mengatakan, pihaknya akan menyusun langkah-langkah demi kebaikan Bojonegoro. Dan meminta waktu untuk mematangkan langkah yang akan diambil. Sehingga harmonisasi antara bupati dengan wabup Bojonegoro kembali terjalin.

"Kita kan belum memutuskan, beliau (Wawan) harus bagaimana, yang sana (Anna) harus bagaimana. Maka, kita akan mematangkan langkah-langkah," katanya.

Disinggung sikap PDIP Jatim membela Wabup Wawan atau tidak, Untari enggan berkomentar lebih jauh.

"Seluruh kader yang kita punya itu ada tugas dan tanggung jawab. Hal-hal yang berkaitan dengan nama partai, tentu akan kita bawa ke partai dulu," ucapnya.

"Apakah nantinya akan ada sanksi, atau kena reward, itu adalah nanti setelah kita melakukan pendalaman secara intens. Kami juga mendapatkan arahan dari DPP partai, makanya DPP akan kami lapori terkait itu. Kita kan gak ngerti apa sebenarnya yang terjadi di sana, nanti kita atur bersama-sama," ujar Untari.

Bangun Stabilitas

Untari menyampaikan pihaknya terus berusaha mengajak seluruh kepala daerah Jatim yang masih kader PDIP supaya membangun stabilitas pemerintahan.

"Sehingga kepentingan masyarakat menjadi hal yang prioritas," ucapnya.

Sementara itu, Wabup Wawan menyerahkan segala urusan tersebut kepada partai dan dirinya enggan berkomentar banyak perihal kasus itu. "Segala statement dihandle DPD (PDIP Jatim)," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel