Polemik Golkar Sulsel, Nurdin dan Kadir Halid Laporkan Taufan Pawe

Merdeka.com - Merdeka.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami polemik antara Taufan Pawe dengan Nurdin Halid jelang verifikasi partai politik (parpol). Bahkan, Kadir Halid dan Nurdin Halid melaporkan Taufan Pawe ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Penasihat Hukum Nurdin Halid, Syahrir Cakari mengatakan pihaknya telah melaporkan Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe ke Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel. Laporan tersebut buntut komentar Taufan Pawe yang menyebut Nurdin Halid sebagai otak terkait mosi tidak percaya.

"Kami sebelumnya sudah melayangkan somasi kepada Taufan Pawe untuk meminta klarifikasi atas komentarnya yang menyebut Pak Nurdin Halid sebagai otak terjadinya mosi tidak percaya," kata Syahrir Cakari saat jumpa pers di Red Corner Makassar, Senin (25/7).

Syahrir mengaku dalam surat somasi tersebut, pihak Kadir Halid dan Nurdin Halid memberikan waktu hingga tanggal 23 Juli 2022. Tetapi sampai tanggal yang diberikan, kata Syahrir, Wali Kota Parepare itu tidak juga memberikan itikad baik.

"Maka dari itu kami memutuskan untuk mengambil proses hukum untuk penyelesaiannya. Sebelumnya kami sudah membuka ruang secara kekeluargaan melalui somasi itu, tapi tidak ada klarifikasi dan permintaan maaf dari Taufan Pawe," kata dia.

Syahrir mengaku pihaknya melaporkan Taufan Pawe dengan Pasal 27 ayat 3 Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dalam pelaporan tersebut, Syahrir juga menyertakan print out pernyataan Taufan Pawe di sejumlah media.

"Kami berharap Cyber Crime Polda Sulsel menindaklanjuti laporan kami," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe mengaku siap menghadapi laporan yang dilayangkan Kadir Halid dan Nurdin Halid di Polda Sulsel. Ia menambahkan akan menyiapkan tim pengacara untuk menghadapi laporan tersebut.

Sebelumnya, Taufan Pawe mengaku tidak mempermasalahkan adanya somasi dilayangkan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurdin Halid. Ia mengaku siap menghadapi somasi yang berkaitan dengan mosi tidak percaya itu.

Taufan menegaskan sangat mencintai partai berlambang beringin dan tidak ingin merusaknya. "Saya sudah siap dengan pembelaan. Tidak menutup kemungkinan saya punya kartu truf untuk buktikan tapi semuanya itu saya harus katakan kepada kita saya lebih cinta Golkar," kata Taufan saat konferensi pers di Warkop Sija Sawerigading Makassar. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel