Polisi Tangkap Lima Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur menangkap lima orang yang diduga terlibat pemerkosaan seorang siswi SMP. Kelima pelaku tersebut ditangkap secara bersamaan di sebuah rumah di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur.

"Baru saja ditangkap, ini masih kami mintai keterangan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar M. Soleh, ketika dihubungi pada Ahad, 7 April 2013. Soleh mengatakan, identitas serta kronologi penangkapan akan dijelaskan dalam jumpa pers.

Seorang siswi SMP di Jakarta Selatan menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pemuda yang baru dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook. Siswi itu berinisial ESR, 14 tahun, yang diperkosa secara bergilir dan disekap selama empat hari di daerah Condet.

ESR bercerita, pertemuannya dengan pria berinisial IL, yang dikenal lewat Facebook, terjadi pada awal bulan lalu atau tepatnya 1 Maret. ESR mengaku mau diajak ketemuan dengan IL karena dijanjikan akan diberikan BlackBerry. "Sepulang sekolah, saya ketemu dia (IL) karena dijanjiin mau dikasih BlackBerry," kata ESR di Komnas Anak, Sabtu kemarin.

Ketika bertemu, kata ESR, IL kembali bilang akan memberikan BlackBerry. Untuk meyakinkannya, IL mengucap sumpah kepada ESR. "Saya masih pakai seragam sekolah, dia habis sumpah-sumpah, ngajak saya ke rumahnya," ujarnya.

Tiba di rumah IL, ESR mengaku malah mengalami pelecehan seksual. "Rumahnya sepi, saya malah dipegang-pegang. Sempat nolak, tapi saya dipaksa." Kemudian, kata ESR, IL mengajaknya bertemu dengan teman-teman tongkrongannya. "Saya minta pulang, tapi suruh tunggu. Saya di situ suruh minum-minuman keras (beralkohol) oleh temannya berinisial RK, dan disuruh ngerokok juga," ujarnya.

Menurut dia, sebelum mabuk, ia sempat menelepon seorang temannya berinisial TR untuk memberitahukan keberadaannya. Namun, ketika ia sadar, teman IL berinisial RY mengatakan bahwa ia telah diperkosa oleh 10 orang. "Yang saya ingat, habis minum itu saya mabuk dan disuruh istirahat di rumah kontrakan milik RY. Terus saya tidak ingat apa-apa lagi. Bangun-bangun, kemaluan saya perih dan ngilu. Kata RY, saya semalam digilir lebih dari 10 orang."

Di rumah kontrakan tersebut, ESR mengaku disekap dan tidak boleh pulang. Kemudian, malam harinya, ia kembali disuruh minum-minuman beralkohol dan kembali diperkosa oleh RK dan teman-temannya. "Saya berontak, tangan dan kaki saya dipegangin.

SYAILENDRA

Topik Terhangat Tempo:

Penguasa Demokrat || Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Berita lainnya:

Investigasi TNI AD Dinilai Penuh Rekayasa

Profil Grup 2 Kopassus, Penyerang LP Cebongan

SBY Bilang Pelaku Penyerangan LP Cebongan Kesatria

Wiranto: Pengungkapan Kasus Cebongan Cukup 1 Hari

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.