Polisi Akan Bawa 22 Terduga Teroris di Jatim ke Jakarta

Fikri Halim, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, 22 orang terduga terorisme yang dibekuk Tim Densus 88 Antiteror Polri akan dibawa ke Jakarta dari Jawa Timur.

“Sebentar lagi dibawa ke Jakarta 22 orang terduga teroris,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Jumat, 12 Maret 2021.

Namun, Ramadhan tidak menyebutkan secara rinci kapan 22 teroris dari Jawa Timur akan dibawa ke Ibu Kota Jakarta. Menurut dia, 22 orang terduga teroris yang ditangkap di Jawa Timur ini merupakan kelompok jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

“Jadi JI itu anggota dan simpatisan jumlahnya 6.000 orang. Simpatisan bisa bergeser tentunya Densus 88 enggak berhenti akan terus melakukan pemantauan dan monitor terhadap kelompok tersebut,” jelas dia.

Baca juga: Pengakuan Pimpinan Hakekok ke MUI: Ada Komitmen dengan Imam Mahdi

Diketahui, 12 terduga teroris yang ditangkap di Jawa Timur adalah, UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, MI. Mereka disinyalir telah menyiapkan aksi amaliah.

Diberitakan sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di Provinsi Jawa Timur pada Selasa, 2 Maret 2021. Ada delapan orang yang ditangkap petugas, dua terduga di Kota Surabaya, dua orang di Malang, dan empat terduga di Kabupaten Bojonegoro.

"Jadi, benar pada hari ini kami terima informasi dari teman-teman Densus 88 Mabes Polri melakukan kegiatan kembali di wilayah Jawa Timur, yaitu di Surabaya, di daerah Malang dan di daerah Bojonegoro," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko di Surabaya.

Ia menjelaskan, dua terduga teroris ditangkap di Surabaya, dua orang terduga lainnya diamankan di Malang, dan empat terduga ditangkap di Kabupaten Bojonegoro.

"Semuanya masih dalam pengembangan teman-teman Densus 88 Mabes Polri," ujar Gatot.

Pekan sebelumnya, tim Densus 88 telah menangkap 12 orang terduga teroris dalam rangkaian operasi di beberapa daerah di Jawa Timur. Mereka teridentifikasi bagian dari jaringan JAD.

Ditambah delapan orang yang baru ditangkap, total terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jatim sebanyak 20 orang.

Kedelapan orang yang ditangkap ini, lanjut Gatot, adalah pengembangan dari penindakan yang dilakukan terhadap dua belas terduga teroris sebelumnya. "Jadi, ada hubungan antara dua belas orang yang kemarin diamankan dengan delapan orang yang barusan diamankan lagi,” ujarnya.

Gatot menyampaikan, Densus masih melakukan pengembangan dalam hal itu. "Prinsipnya, Polda Jatim tetap memback-up rekan-rekan Densus dalam melakukan kegiatan di wilayah Jawa Timur," katanya.