Polisi Akan Tindak Kerumunan di Pusat Perbelanjaan Saat PSBB

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pusat perbelanjaan tersorot sudah ramai pengunjung meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlaku. Bahkan kondisinya hingga membludak.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, pada dasarnya kepala daerah telah mengeluarkan aturan protokol virus Corona atau Covid-19.

"Kepala daerah memberikan imbauan kepada masyarakat, pusat perbelanjaan, dan perkantoran," tutur Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2020).

Menurut Ahmad, pusat perbelanjaan memiliki tanggung jawab mengatasi adanya kerumunan yang terjadi. Salah satunya dengan menggalakkan penerapan protokol kesehatan.

"Jika terjadi kerumunan di pusat perbelanjaan, maka yang bertanggung jawab adalah pengelola pusat perbelanjaan tersebut dengan cara protokol Covid-19. Di antaranya melakukan screening suhu tubuh, menerapkan physical distancing atau jaga jarak, hingga penyediaan hand sanitizer," jelas dia.

Pantau Langsung

Ahmad menegaskan, pihaknya akan terjun langsung memantau kondisi pusat perbelanjaan. Jika melanggar protokol Covid-19, polisi berhak mengeluarkan keputusan pembubaran massa.

"Polisi akan melakukan pencegahan atau penindakan jika terjadi kerumunan sampai meluber ke jalan-jalan. Bersama stakeholder lainnya bisa saja memperintahkan agar masyarakat kembali ke rumah masing-masing atau menerapkan pola antrean sesuai aturan PSBB seperti physical distancing," Ahmad menandaskan.