Polisi Amankan 16 Preman Terkait Sengketa Lahan

Jakarta (ANTARA) - Anggota Polres Metropolitan Jakarta Barat mengamankan 16 orang yang diduga preman yang menduduki lahan tanah sengketa di sekitar Jalan Anggrek, Cengkareng.

"Petugas mengamankan para pemuda yang berada di lokasi lahan sengketa, padahal mereka tidak berhak menduduki lahan tersebut," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Rabu.

Rikwanto menuturkan petugas menerima laporan dari masyarakat bahwa sejumlah pemuda berada di lahan yang bersengketa di wilayah Jakarta Barat.

Petugas kepolisian menuju lokasi, melihat para pemuda dari organisasi masyarakat tertentu tersebut sedang duduk di lahan itu, kemudian mengamankan mereka ke Markas Polres Metro Jakarta Barat.

"Saat ini, petugas mendata para pemuda tersebut dan menelusuri motifnya," ujar Rikwanto.

Berdasarkan informasi, sebanyak 16 pemuda tersebut menumpang angkutan umum Kopaja 88 jurusan Kalideres - Slipi bernopol B-7616-PA menuju lokasi.

Seorang pengemudi Kopaja Aap mengaku kendaraan yang dikemudikannya mendadak diberhentikan pemuda dan meminta mengantarkan mereka suatu lokasi di daerah Cengkareng.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.