Polisi Amankan 4 Warga Terduga KKB Pembunuh 2 Pekerja Indo Papua

·Bacaan 2 menit

VIVA – Personil gabungan TNI, Polri berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat terlibat dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terduga pelaku pembunuhan dua pekerja PT. Indo Papua, pada tanggal 22 Agustus 2021 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Penangkapan keempat orang tersebut berawal saat personel kepolisian mendapatkan informasi dari warga bahwa ada sebuah kendaraan roda empat yang sering bulak balik dari Dekai menuju kali Brazza (tempat kejadian pembunuhan 2 karyawan PT Indo Papua).

Mendapatkan informasi tersebut kemudian personel melacak kendaraan tersebut, ketika dilacak kendaraan tersebut justru melintas di depan Mapolres Yahukimo dan langsung digiring masuk ke dalam Mako Polres Yahukimo.

“Saat diamankan, ada seorang pria berinisial HH yang merupakan supir kendaraan tersebut, kemudian penyidik Polres Yahukimo melakukan pemeriksaan dan didapati informasi bila ada belasan orang yang terkait dengan KKB tengah berada di Rumah Kepala Distrik Wusama berinisial EB,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Selasa, 31 Agustus 2021.

Setelah mendapatkan informasi, jelas Kamal, personel melaporkan kepada pimpinan, dan berdasarkan perintah dari Kombes Faisal Ramadhani selaku kepala satuan tugas penegakan hukum Nemangkawi, personil gabungan langsung menuju rumah kepala Distrik Wusama guna melakukan penangkapan.

“Saat melakukan penyergapan personel berhasil mengamankan seorang tiga orang pria berinisial EB, Y dan YH. Saat ini ketiganya sudah di tahan di Rutan Mapolres Yahukimo,” katanya.

Kamal mengungkapkan personil gabungan berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat terlibat dalam KKB yang merupakan tindak lanjut dari pembunuhan dua pekerja PT. Indo Papua, pada tanggal 22 Agustus 2021.

Perlu diketahui peran keempat tersangka, yakni EB yang merupakan Kepala Distrik Wusama, berperan sebagai otak dan penyandang dana untuk aktivitas KKB. HH adalah supir yang kerap mengantar keperluan KKB, sedangkan Y adalah keponakan EB yang berperan untuk menyiapkan keperluan logistik KKB.

Sementara YH merupakan anggota KKB yang kerap ikut langsung dalam berbagai aksi, termasuk pembunuhan empat pekerja bangunan di Kampung Bingky Distrik Seradala pada tanggal 29 Juni 2021, dan pembunuhan dua pekerja PT Indo Papua di Jembatan Kali Brazza pada tanggal 22 Agustus 2021.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kemudian kami menetapkan EB, HH, Y dan YH sebagai tersangka pembunuhan berencana yang merupakan bagian dari Kelompok KKB, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap melakukan aksi teror di Yahukimo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel