Polisi amankan dua jambret dengan korban remaja di Dukuh Atas

Polsek Metro Menteng berhasil mengamankan dua pelaku jambret terhadap korban dua remaja yang sedang nongkrong di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat, Senin.

"Sudah ketangkap dua-duanya," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Netty Rosdiana saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Peristiwa penjambretan itu dialami remaja asal Kalideres, Jakarta Barat, berinisial A (13) dan FW (14) yang tengah berkumpul di kawasan Dukuh Atas.

Lokasi tersebut kini tengah digandrungi remaja asal Citayam, Bojonggede, dan Depok alias Kelompok SCBD.

Kejadian bermula saat A dan FW tengah berada di Kawasan Dukuh Atas, tepatnya di kolong Jalan Blora, Jakarta Pusat pada Minggu dini hari pukul 01.30 WIB.

Kemudian, korban dihampiri oleh dua orang yang mengaku sedang mencari adik pelaku.

Namun, korban mengaku tidak tahu keberadaan adik pelaku, mereka lantas membujuk korban untuk memberikan handphone dengan alasan ingin membuktikan korban tidak mengenal adik pelaku.

"Lagi nongkrong sama temannya 10 orang, datang dua pelaku tiba-tiba bertanya kepada korban bahwa sedang mencari orang. Namun, korban mengatakan tidak tahu, lalu pelaku mengambil dua handphone milik korban dengan tujuan untuk mengecek sebagai bukti benar atau tidak korban yang melakukan pemukulan terhadap adik pelaku," kata Netty.

Usai handphone korban diambil, pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Netty mengatakan korban sempat menunggu pelaku hingga pukul 05.00 WIB.

Pelaku berhasil diamankan oleh warga di kawasan Monas, kemudian dibawa ke Polsek Gambir dan kini diserahkan ke Polsek Menteng.

Akibat kejadian itu, Netty mengatakan pihaknya akan meningkatkan pengamanan di kawasan Dukuh Atas. Dia mengimbau warga untuk tidak berkumpul melebihi jam yang sudah ditentukan.

"Inilah akibat anak-anak remaja nongkrong-nongkrong di daerah Dukuh Atas (kolong Blora Jalan Thamrin - Sudirman) menjadi korban pencurian dan penggelapan," tulis Netty melalui instagram pribadinya.
Baca juga: Wagub DKI senang Jakarta jadi destinasi wisata remaja "SCBD"
Baca juga: Satpol PP DKI terapkan sanksi sosial jaga kebersihan di Sudirman
Baca juga: Anies: Fenomena remaja "SCBD" bagian dari demokratisasi jalan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel